PKB Laksanakan Vaksinasi 500 Dosis, Bupati Bengkalis Kasmarni Berikan Apresiasi

dibaca: 396 kali
Oleh: Editor Politik | Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:36:16 WIB

PKB Laksanakan Vaksinasi 500 Dosis, Bupati Bengkalis Kasmarni Berikan Apresiasi

Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi ketua DPC PKB Bengkalis Irmi Syakip Arsalan saat menyerahkan proposal usulan untuk anggaran tahun 2022 kepada anggota DPR RI Abdul Wahid

BENGKALISINFO.COM, - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis menyasar 500 warga untuk menerima vaksinasi Covid-19.

 

Kegiatan memperoleh antusias dari masyarakat tersebut, juga dalam rangka menyukseskan Program Vaksin Indonesia Bangkit dan sempena Hari Santri Nasional (HSN) 2021 berlangsung di Gedung Cikpuan, Jalan Hang Tuah, Bengkalis, Rabu (20/10/2021).

 

Ikut menyaksikan Anggota DPR RI juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Riau, Abdul Wahid, dan hadir Bupati Bengkalis Kasmarni, serta Wabup Bengkalis Bagus Santoso.

 

"Alhamdulillah, pada hari ini PKB Bengkalis melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk Vaksin Indonesia Bangkit dan merupakan program nasional dari PKB. Kegiatan juga dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional," ungkap Ketua DPC PKB Bengkalis Irmi Syakip Arsalan kepada sejumlah awak media di sela-sela kegiatan.

 

Anggota DPRD Bengkalis ini juga menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk membentuk kekebalan kelompok besar atau herd immunity bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis dan PKB mengambil peran untuk mendorong pemulihan ekonomi.

 

"Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan kondisi ekonomi masyarakat semakin pulih dan Indonesia bangkit kedepannya. PKB juga menjadi bagian menyukseskan program vaksinasi ini secara nasional dan kegiatan ini juga terselenggara berkat dukungan DPW PKB Riau alokasi vaksinnya. Dan akan kita agendakan di kecamatan lainnya lagi nantinya," harap pria yang akrab disapa Ikip sembari menyampaikan terima terhadap Nakes yang m membantu sukses kegiatan itu.

 

Kesempatan ini, Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid mengatakan, informasi yang diterimanya bahwa baru 27 persen dari target 70 persen penduduk Bengkalis divaksinasi, menjadi beban dan tanggung jawab dirinya untuk menyampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) supaya vaksinnya digesa ditambah. Sehingga setidak-tidaknya di Desember 2021 nanti cakupannya sudah diangka 60 persen.

 

"Untuk kekurangan dosisnya, ini PKB punya tanggung jawab agar alokasi vaksin di Riau khususnya di Kabupaten Bengkalis harus terpenuhi sehingga cakupan vaksinasi dapat mencapai target. Tenaga medis di Bengkalis sudah siap dan usulan dari DPC PKB akan kita akomodir untuk penambahan vaksin," imbuhnya.

 

Selain dari meninjau pelaksanaan Vaksin Indonesia Bangkit, Bupati Bengkalis Kasmarni menyerahkan proposal usulan untuk tahun anggaran 2022 kepada Anggota DPR RI Abdul Wahid dan kepada Anggota DPRD Provinsi Riau tentang dana perimbangan baik itu Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) diantaranya adalah bidang perikanan untuk kepentingan masyarakat.

 

Kasmarni mengapresiasi dengan dilaksanakan vaksinasi oleh PKB. Hal itu menurutnya mampu menciptakan sinergi dan kolaborasi dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.

 

"Kami mengucapkan terimakasih kepada ketua DPW PKB Abdul Wahid yang telah mengalokasikan kegiatan vaksinasi Covid-19," ujarnya.

 

Pada kesempatan itu Bupati Kasmarni berharap kepada fraksi PKB DPR RI dapat terus menggalangkan dukungan agar Kabupaten Bengkalis menjadi locus prioritas dalam mendapatkan tambahan kuota vaksin.

 

"Dari segi geografis Kabupaten Bengkalis berada di wilayah pesisir yang terbagi dalam tiga pulau besar terluar dan terdepan NKRI sehingga sangat membutuhkan tambahan vaksin agar masyarakat tetap sehat," pungkas Bupati Kasmarni.**

 

Penyunting : SUPIAN

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook