Bustami HY Buka Rapat TPID Kab. Bengkalis
dibaca: 2643 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Pengurus HPMR Bengkalis Resmi Dilantik Oleh Ketua DPRD Kab. Bengkalis
- Tinjau Kondisi Sekolah SDN 14, Irmi Syakip Arsalan Pulang Bawa Usulan
- Pemanfaat UEK-SP Sungai Pakning Dapat Hadiah Perhiasan Emas dan Uang Tunai
- PKK Desa Selatbaru Wakili Provinsi Riau di Ajang Nasional
- Selama Sebulan, Ali Ambar Berdakwah di Hongkong
- Syaukani Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Bengkalis
BENGKALIS – Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY, resmi membuka Rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis, Selasa pagi 27 Februari 2018, bertempat di ruang rapat lantai II kantor Bupati Bengkalis.
Rapat diikuti Irwan Mulawarman, selaku Deputi Direktur Bank Indonesia perwakilan Provinsi Riau, Bryan Adha Asisten Manajer, Fahmi Irsyad Staf Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan.
Serta dari Provinsi Riau, Abdul Madian Kabag Perekonomian, Sri Hayati Kasubag Analisis Makro EKonomi dan Sarana Perekonomian, perwakilan perbankan di Bengkalis, serta Forkopimda dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
“Atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik dengan rapat yang dilaksanakan sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2017 yang memiliki tugas sebagai tim pengendalian inflasi nasional dalam melakukan pengumpulan data informasi barang kebutuhan pokok pada tingkat Kabupaten,” ungkap Bustami.
Bustami mengatakan dalam mengantisipasi ancaman terjadinya inflasi merupakan sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat.
“Rapat tim pengendalian inflasi merupakan salah satu agenda Pemerintah dalam mengendalikan kebutuhan pokok masyarakat untuk menghindari terjadi inflasi yang tinggi,” jelas mantan Plt BPKAD Bengkalis ini.
Selanjutnya Bustami menambahkan pengendalian inflasi menjadi hal yang wajib bagi Bank Indonesia mengingat di dalamnya banyak berhubungan dengan perekonomian masyarakat.**
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

