Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
dibaca: 263 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
- Polres Bengkalis Gelar Capaian Kinerja di Sepanjang Tahun 2025
- PWI Night Fest 2025 Malam ini, Momentum Solidaritas dan Doa Bersama Untuk Bencana Sumatera
- Desa Pambang Pesisir Jadi Pusat Pembangunan KNMP Tahap II di Riau, Lokasi Diserahkan Secara Resmi
BENGKALIS,- Bupati Bengkalis Kasmarni menegaskan seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bengkalis agar memprioritaskan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bagi kepentingan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Kasmarni, Kamis (1/1/2026), menyusul keluhan warga yang kesulitan mendapatkan BBM meski distribusi dinilai berjalan lancar.
"Saya sudah menginstruksikan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis untuk menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh pengelola SPBU agar memprioritaskan penyaluran dan pelayanan BBM bagi masyarakat," tegas Kasmarni.
Ia menekankan kebijakan tersebut berlaku di seluruh kecamatan, baik di Pulau Bengkalis maupun wilayah lainnya. Pemerintah daerah, kata Kasmarni, tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat.
"Kami menerima laporan adanya dugaan permainan di lapangan. Mobil pengangkut BBM lancar, tetapi masyarakat justru sulit mendapatkan BBM. Ini tidak boleh dibiarkan. Saya minta Disdagperin segera turun melakukan sidak," ujarnya.
Kasmarni menilai pengawasan ketat perlu dilakukan untuk mencegah kelangkaan BBM, menjaga stabilitas distribusi, serta menghindari keresahan dan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis Zulpan menegaskan BBM merupakan kebutuhan strategis yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah.
Penyaluran BBM harus tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ini adalah tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Bengkalis," kata Zulpan.
Ia menambahkan, Disdagperin akan berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memperkuat pengawasan distribusi dan pelayanan BBM di SPBU.
Selain itu, pengelola SPBU diminta mengatur antrean, jam operasional, serta menerapkan mekanisme pelayanan yang transparan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, kecemburuan sosial, maupun gangguan ketertiban umum.
Pemantauan dan evaluasi akan terus kami lakukan secara berkala bersama instansi terkait," pungkas Zulpan.(Rls)**
Penyunting : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

