Bustami Pimpin Upacara Memperingati Harkitnas ke-110 tahun 2018
dibaca: 2023 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Bupati Bengkalis Mengutuk Keras Aksi Teroris di Surabaya dan Pekanbaru
- Ketua Gemasaba: Terorisme Bukan Rekayasa dan Pengalihan Isu
- Ketua MUI Bengkalis Menghimbau Semua Pihak Untuk Menahan Diri
- Polda Riau Diserang Terduga Teroris, Jalan Sudirman Ditutup
- Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis Apresiasi PKBM Al Bantani
- Hanya Meraih 79 Kursi, Pertama dalam 60 Tahun, Barisan Nasional Kalah di Pemilu Malaysia
BENGKALIS – Sekretaris Daerah Bengkalis, H Bustami HY memimpin upacara bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110 tahun 2018, di halaman kantor Bupati, Senin pagi, 21 Mei 2018.
Upacara peringatan Harkitnas ini diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tema yang diusung, Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital.
Amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara yang dibacakan Sekda mengatakan, lebih dari seabad lalu, Indonesia nyaris tak punya apa-apa selain semangat dan bersama-sama.
“Yang dimiliki hanya semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu telah cukup, asalkan mau bersatu dalam cita-cita yang sama, yakni kemerdekaan bangsa,” ungkapnya.
Menurutnya, bersatu adalah kata kunci ketika ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia.
“Para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetama memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan,” terangnya.
Kemudian, lanjutnya, seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain.
“Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyat Indonesia telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan,” ungkapnya.
Upacara ini dihadiri Wakil Kepala Polres Bengkalis Kompol Ade Zamrah, Kasdim 0303 Bengkalis, Didyk Wahyu, Kepala Kemenag H Jumari, Ketua LAMR Bengkalis T Zainuddin Yusuf.**
Print Berita
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

