Polsek Rupat Lumpuhkan Pengedar Narkoba Dengan Timah Panas
dibaca: 3304 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Tersangka PT RMJ Diduga Kabur, Pihak Penyidik Kerepotan
- Kembali Pemprov Riau Abaikan Perguruan Tinggi di Daerah
- PDI Perjuangan Riau Terima Berkas Penjaringan Calon Kepala Daerah Kab. Bengkalis
- HUT TNI ke-74, Kodim 0303 Bengkalis Adakan Festival Musik "Bengkaliskustik"
- Lengkap, Berikut Formasi Pimpinan Beserta BK DPRD Kab. Bengkalis 2019 - 2024
- Progres Pembangunan Duri Islamic Center (DIC) Sudah 85 Persen
RUPAT - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Rupat telah melakukan penangkapan dua orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu - sabu beberapa waktu yang lalu. Penangkapan berawal dari informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi barang haram tersebut yang dibawa dengan mengunakan mobil sedan warna merah.
Adapun penangkapan itu dilakukan berdasarkan surat Polisi Mode A Nomor : LP/09/x/2019/SPKT/Riau/RES-BKS/SEK/RPT, mendapat informasi tersebut Anggota Polsek Rupat langsung melakukan penyelidikan.
Hal ini disampaikan Kapolres Bengkalis melalui Kasubbag Humas Iptu B.Purba.SH “Bahwa pada awalnya Kamis 3 Oktober 2019 kami mendapat informasi adanya transaksi narkotika jenis sabu dibawa mengunakan mobil sedan warna merah, saat dilakukan penyelidikan, sekitar pukul 21.00 WIB, tim melihat mobil sedan sesuai dengan informasi yang kita dapatkan tersebut, sedang melintas di Jl.Subrantas Kel. Pergam dengan sangat kencang " Jelasnya, Senin (07/10/19).
Singkatnya kedua pelaku yanh berhasil ditangkap dan diamankan merupakan warga sungai injab Kel.Terkul Kec.Rupat, pelaku yang diamankan inisial AS (31) dan AA (29) dengan barang bukti 1 unit mobil sedan Toyota carona warna merah BM 1794 FM, 1 Paket sabu 1 Gram, 2 buah mancis, 1 buah pipet.
Sedangkan AA sempat ditembak Polisi diarah punggung, karena melawan petugas, dan langsung dilarikan ke RSUD Dumai untuk mendapat perawatan.
Ditempat terpisah awak sempat mewawancarai Penasehat Hukum dari tersangka AA Sabarudin, S.Hi beliau menyatakan bahwa "Penangkapan atas klien kami AA diduga ada kejanggan, karena ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh penyidik terhadap klien kami hari ini. Tentunya kami sebagai Penasehat hukum menduga SOP dalam penangkapan agak sedikit tidak wajar, kita akan rembuk dulu sama Tim untuk menentukan langkah selanjutnya” pungkas nya.
Sampai saat ini Penasehat hukum tersangka AA masih terus melakukan upaya hukum yang terbaik bagi kliennya, karena AA baru bisa ditemui setelah penangkapan.**
Penulis : Supian
Print Berita2 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


CYP3A4 inducers Substrate concentration Conivaptan, tolvaptan Avoid ADH antagonist or anticipate reduced efficacy <a href=http://tadalafil.top>generic cialis vs cialis</a> They continued, What fills the pages, however, is not just the plot of the story and the solving of the crime
Elvis eDrykpYQoNFNdoTmtaU 5 20 2022 <a href=https://propecia.mom>propecia ireland</a> It may be more important to focus on symptoms for example with diuretics and rate control rather than on prognostically beneficial medications