Indra Gunawan Eet Ajak Masyarakat Lestarikan Permainan Tradisional
dibaca: 2395 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Komunitas Sepeda Minion Track Bengkalis Siap Ramaikan Kontes Sepeda Minion di Bengkalis
- Hadiri Kenduri Kampoeng, Warga Pematang Pudu Kompak Teriak "Abi Bahrun Bupati”
- Tak Terbendung, Warga Karanganyer Banjiri Acara Silaturahmi Paslon KDI
- Kasmarni: Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas KBS
- STIE Syariah Bengkalis Jalin Kerjasama Pendidikan Dengan KONI Bengkalis
- Kasmarni Sebut Akan Gratiskan Pelayanan Kesehatan di Bengkalis
BENGKALIS - Desa Perapat Tunggal, Bengkalis yang selama ini memilik beberapa potensi sebut saja untuk lokasi lomba mancing, hunting fhoto, rekreasi ke taman dan lainnya juga kala musim Angin Selatan sangat cocok sebagai lokasi lomba Jong Titis, perlombaan perahu layar yang berukuran kecil dan tanpa penumpang.
Atas pertimbangan ini, maka Grup Jong Kuda Terbang Desa Kelapapati bekerjasama dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Bengkalis menggelar lomba Jong yang dilaksanakan pada Ahad, 13 September 2020.
Lokasi tepatnya di Pantai Wisata Perapat Tunggal, lomba ini diikuti sekitar 56 Jong yang berasal dari Kecamatan Bengkalis dan Bantan.
Diakui Ketua Panitia Pelaksana, Misbahuddin sebab dipilihnya Pantai Wisata desa ujung Barat Pulau Bengkalis tersebut sebagai lokasi acara lomba karena di desanya, Desa Kelapapati belum memiliki lokasi lomba Jong tadi. "Di desa kite (Kelapapati,red) belum ade, di Selat Baru, Muntai, Muntai Barat, Teluk Lancar dah ade. Karene desa kami tidak punye lokasi, setelah kami cek di lapangan pantai ini mengizinkan (untuk dijadikan lokasi lomba,red) make kami buat acara ini di sini," kata Misbahuddin kepada wartawan, Ahad (13/9/2020).
Misbahuddin yang Ketua Grup Jong Kuda Terbang ini mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Perapat Tunggal beserta perangkatnya, alim ulama orang-orang tua dan pemuda desa tersebut, arena menerima mereka menggelar acara lomba tadi yang telah mendapatkan izin dari Kapolres Bengkalis dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis. Kepada para peserta pula, Misbahuddin telah menyampaikan supaya mengikuti protokoler kesehatan kala pandemi Covid-19 masih ada hingga sekarang.
Dalam sambutannya, Kades Ahmad mengucapkan terima kasih kepada KPOTI Kabupaten Bengkalis karena telah memilih desanya sebagai lokasi lomba Jong Titis. "Sehingga desa kami mendapat rahmat dikunjungi masyarakat Kabupaten Bengkalis dan pedagang kecil beri kesempatan untuk berjualan serta masyarakat mendapatkan kebahagiaan (menjadi hiburan,red) menyaksikan permainan ini. Dalam mase Covid-19 ini masyarakat agak sepi tapi hari ini masyarakat dapat bebas siket tapi jangan lupe kite harus memakai protokoler kesehatan," ucap Kades Perapat Tunggal, Ahmad.
Selanjutnya, Ketua Umum KPOTI, Rahmah Yeni, SSos,MSi melalui Sekretaris, Marwan Sarwi Siregar,SPdI menyampaikan bahwa mereka diberi mandat pada 25 Juli 2020 di Bengkalis yang dihadiri langsung oleh Ketua KPOTI Riau, Letnan Kolonel Inf Aidil Amin,SIP,MIPol. Kemudian, pada 4 September 2020 mereka menerima SK dari Ketua KPOTI Pusat.
"Sesuai dengan Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang kebudayaan, bahwa pemerintah kita hari ini mencanangkan, mencari atau menggali potensi-potensi permainan-permainan rakyat dan olahraga tradisional, KPOTI ini adalah wadah bernaungnya karena kita mempunyai badan hukum. Desa mempunyai hak untuk bisa menganggarkan untuk kegiatan KPOTI ini permainan dan olahraga tradisional," beber Marwan Sarwi Siregar.
Kedepannya, masukan dari Kades Ahmad tentang program kegiatan, jika pada Oktober 2020 nanti ada lagi perlombaan permainan dan olahraga tradisional, mereka di KPOTI akan mendukungnya. Tak lupa, Marwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia pelaksana dan masyarakat sehingga acara tersebut dapat dilaksanakan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah, H Indra Gunawan Eet, PhD yang tepat pukul 10.10 WIB membuka acara ini, dalam sambutannya pula menyampaikan bagi Jong juara 1 akan dibayarnya seharga 2 juta rupiah dan juara 2 sebesar 1,5 juta rupiah. "Olahraga dan permainan tradisional ini harus kita kawal," cakap Indra Gunawan Eet yang saat ini Ketua DPRD Provinsi Riau.
Pantauan di lapangan, sangat tepat pantai desa tersebut dijadikan lokasi lomba Jong, selain pantai yang keras meskipun bukan pasir seperti Pantai Selat Baru, juga panjang rentangnya sudah memadai termasuk taman delta sesai yang ditumbuhi pohon vinus dan lainnya, juga didukung jembatan yang panjangnya ratusan meter. Hari itu menjadi hari rekreasi bersama keluarga dan sahabat.
Penyunting : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

