DPPPA Kabupaten Bengkalis Taja Seminar Akhir Data Gender dan Anak di Kewenangan Kabupaten
dibaca: 1791 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Ahli Sebut, Terdakwa Tak Tepat di Kenakan Pasal 263 dan 385
- Bapenda Ingatkan Wajib Pajak Batas Akhir Pembayaran Pajak PBB P2 Tanggal 30 September 2022
- Ketua STIE Syariah beserta Rombongan Lakukan Kunker ke IPGK Perempuan Melayu Melaka
- Ketua STIE Syariah beserta Rombongan Lakukan Kunker ke IPGK Perempuan Melayu Melaka
- STIE Syariah Taja Workshop Strategi Penulisan Jurnal Internasional Terindek Scopus
- STIE Syariah Taja Workshop Penerapan Audit Untuk Perbangkan Syariah di Indonesia
BENGKALISINFO.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis sukses menggelar kegiatan seminar akhir data dengan tema penyediaan data gender dan anak di kewenangan Kabupaten/kota Kabupaten Bengkalis tahun 2022. Selasa (27/09/2022), pukul, 9.30 WIB
Sebagai narasumber untuk mengisi acara pada seminar tersebut, diantaranya Dra, Devi Rusanti MM yang merupakan kepala bidang penyediaan data gender pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau dan Dr. Hj. Lena Farida M.Si seorang akademisi dari UNRI.
Acara digelar di aula Hotel Marina Jalan Yos Sudarso Bengkalis dan diikuti sebanyak 36 peserta dari utusan Kecamatan dan dinas dilingkup pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Bupati Bengkalis sebagai pembuka acara diwakili Asisten I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Andris Wasono dalam sambutannya menyampaikan bahwa, dengan diselenggarakannya acara ini tentunya dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta dapat mendukung upaya pembangunan penyetaraan gender baik pusat maupun daerah.
Dikatakan Andres, sesuai dengan arahan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bahwa data akurat saat ini mejadi kekayaan yang baru, bahkan lebih berharga daripada minyak. Karena data yang valid sangat dibutuhkan dalam menyusun perencanaan dan kebijakan demi pembangunan yang berkelanjutan disemua bidang baik dilevel nasional maupun di level internasional.
Selain itu, dalam membacakan pidato Bupati Bengkalis Andres juga menambahkan bahwa, untuk menghasilkan data yang berkualitas serta valid, pemerintah telah mengeluarkan peraturan presiden (Perpres) nomor 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia sebagai terobosan dalam mendorong dalam pengambilan kebijakan berdasarkan data yang akurat, mutakhir dan terpadu antar instansi baik pusat dan daerah.
Selanjutnya kata Andres, saat ini kita sangat memerlukan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan karena data memiliki peran penting dan sangat strategis dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tang meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi dan ketenagakerjaan.
Sebagai penutup dalam sambutannya, Andres Wasono, mengungkapkan bahwa, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis mengucapkan selamat atas diselenggarakan acara seminar akhir data gender, dan kami berharap kegiatan ini dapat memberikan perubahan yang positif dalam perbaikan data gender demi pembangunan SDM yang berkelanjutan.
Penulis : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

