Tim PkM Polbeng Kembangkan Ekowisata dan Budidaya Siput di Desa Kelapapati
dibaca: 172 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Implementasi LED Strips dan Lampu Neon Box di Gedung Teknik Elektro Polbeng
- Pemerintah Desa Senderak Kecamatan Bengkalis Salurkan Pembagian BLT DD TA 2025
- BPBD Bengkalis dan Warga Desa Senderak Kompak Gelar Aksi Goro
- Melalui Posyantek Pemdes Senderak Tingkatkan Mutu Generasi Muda
- Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemdes Senderak Taja Sosialisasi Hukum
- Pemerintah Desa Senderak Lepas Purna Tugas Kepala Dusun Mekar Dengan Kehangatan
BENGKALIS — Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang diketuai oleh Hendra Saputra, ST., M.Sc dan beranggota Nurul Fahmi, S.ST., M.T, Roma Dearni, ST., M.T dan Mahasiswa dari Politeknik Negeri Bengkalis kembali menghadirkan inovasi pemberdayaan ekonomi masyarakatpesisir.
Melalui judul pengabdian “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Pengembangan Ekowisata dan Budidaya Siput dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Kelapapati ”, tim berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Program ini memfokuskan pengembangan potensi lokal DesaKelapapati melalui dua pendekatan utama : ekowisata berbasis konservasi dan budidaya siput. Keduanya dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.
Dalam pelaksanaannya, tim PkM menggandeng Kelompok Konservasi Mangrove Ekowisata Parit Seghagah, DesaKelapapati, Bengkalis, Riau sebagai mitra utama. Kelompok iniselama ini aktif dalam upaya konservasi mangrove dan pengembangan wisata alam, sehingga kolaborasi dipandang sangat strategis.
Ketua tim, Hendra Saputra, menyampaikan bahwa program initidak hanya meningkatkan keterampilan dan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat kesadaran lingkungan. “Melalui ekowisata dan budidaya siput, masyarakat memiliki sumber ekonomi baru yang ramah lingkungan. Kami inginpotensi pesisir Kelapapati menjadi daya tarik wisata sekaligus menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan,”jelasnya.
Inovasi Ekowisata dan Budidaya: Tiga Spot Unggulan
Sebagai bagian dari strategi pengembangan, tim PkMmerancang tiga inovasi unggulan untuk mendukung kegiatanekowisata dan ekonomi kreatif masyarakat, yaitu:
1. Spot Tempat Pemancingan
Dibangun sebagai sarana wisata berbasis aktivitas alamyang dapat menarik minat wisatawan lokal maupun luardaerah.
2. Spot Foto (Photo Spot) Instagramable
Memanfaatkan keindahan mangrove dan kawasan pesisirParit Seghagah untuk menciptakan ikon baru destinasiwisata Desa Kelapapati.
3.Tempat Budidaya Siput
Dikembangkan sebagai pusat pembelajaran dan pelatihanbagi masyarakat mengenai teknik budidaya, perawatan, hingga pemasaran siput sebagai komoditas ekonomis.
Selain pembangunan spot inovasi, kegiatan PkM juga meliputipelatihan budidaya siput nantinya masyarakat bisa secaramandiri melakukan budidaya dan pengembangan ekonomisecara berkelanjutan.
Kepala Desa Kelapapati menyambut dengan antusias program ini. “Inisiatif ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Kami berharap Desa Kelapapati bisa menjadi tujuan ekowisatabaru di Bengkalis,”ujarnya.
Dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi serta keterlibatan aktif masyarakatmelalui Kelompok Konservasi Mangrove Ekowisata ParitSeghagah, program ini diharapkan mampu memberikan dampaksignifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligusmendorong pelestarian lingkungan pesisir.**
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

