Baznas Salurkan Zakat Produktif

dibaca: 2525 kali
Oleh: Admin Sosial Budaya | Minggu, 14 Mei 2017 - 00:06:56 WIB

Baznas Salurkan Zakat Produktif

BENGKALIS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis menyalurkan zakat produktif dalam bentuk mesin penggiling tempe. Zakat diberikan kepada salah seorang ibu rumah tangga, Tartati Marnis warga Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis.

            Penyerahan zakat produktif tersebut dilakukan perwakilan Unit Pengumpul Zaka (UPZ) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis. “Zakat yang kita salurkan ke msutahiq itu bermacam, ada yang produktif adapula yang berbentuk konsumtif. Untuk yang produktif, tentunya kita berharap usaha mereka bisa berkembang, dan kelak mereka berubah menjadi muzakki,” ujar Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, H Ali Ambar LC, baru-baru ini.

            Merubah status mustahiq menjadi muzakki adalah salah satu misi Baznas Kabupaten Bengkalis. Untuk itu dosen STAIN Bengkalis ini kembali mengelu-elukan masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk mengeluarkan zakat melalui Baznas Kabupaten Bengkalis.

            Dikatakan Ali Ambar lagi, sebelum ini Baznas Kabupaten Bengkalis juga menyalurkan zakat untuk pembelian atap salah seorang warga di Desa Pambang Baru dan juga menyalurkan bantuan untuk warga yang rumahnya terbakar di Desa Penampi.

            “Untuk menjangkau penyaluran zakat sampai ke pelosok desa, kami menghimbau kepada masyarakat agar membentuk UPZ berbasis desa, masjid dan lainnya. Karena potensi zakat yang ada di desa juga lumayan besar, seperti pengusaha perdagangan, pertanian dan lainnya,” jabar Ali Ambar.

            Pasca dikukuhkan beberapa bulan lalu, pengurus Baznas Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus menyosialisasikan keberadaan Baznas dan mengajak kepada mereka yang diberikan kelebihan rezeki untuk mengeluarkan zakat melalui Baznas Kabupaten Bengkalis.

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook