P3M Polbeng Gelar Program English Clinic Secara Gratis

dibaca: 2492 kali
Oleh: Admin Pendidikan | Rabu, 27 Desember 2017 - 15:38:28 WIB

P3M Polbeng Gelar Program English Clinic  Secara Gratis

Foto : Tim Pengabdi Polbeng Bersama Peserta English Clinic

Bengkalis - Bertempat di Kantor Desa Senggoro Kecamatan Bengkalis, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polbeng melalui kegiatan Pengabdian Hibah Internal Polbeng (PNBP) tahun 2017 melaksanakan kegiatan English Clinic yang dimulai sejak Bulan Oktober 2017 sampai dengan 31 Desember 2017. Pada kegiatan ini Tim Pengabdi Polbeng yang merupakan Dosen Polbeng diketuai oleh Aprizawati serta Safra Apriani Zahraa dan  Ari Satria masing-masing sebagai anggota.

 

Sebagaimana disampaikan kepada bengkalisinfo.com, Aprizawati selaku ketua tim menyebutkan “Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris masyarakat, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa yang berdomisili di Desa Senggoro”. Karena dalam menghadapi pasar Internasional di era globalisasi, bahasa inggris dianggap sangat penting sebagai metode berkomunikasi agar dapat bersaing baik dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja.

 

English Clinic merupakan sebuah tempat yang berfungsi seperti sebuah klinik untuk membantu orang-orang yang memiliki masalah bahasa inggris. Dalam hal ini para akademisi tidak membatasi usia dan tingkatan pendidikan tetapi terbuka untuk umum yang membutuhkan problem solver bisa mengunjungi klinik ini.

 

Dengan adanya program English Clinic, masyarakat dari semua kalangan diharapkan bisa dan mampu untuk memahami bahasa inggris baik secara aktif maupun pasif.  Ada beberapa faktor penyebab rendahnya kemampuan bahasa inggris sebagian besar warga di Kecamatan Bengkalis khususnya dan Kabupaten Bengkalis pada umumnya, antara lain “Kurangnya motivasi, kurang menariknya model pengajaran, tenaga pengajar yang tidak sesuai bidangnya atau ketiadaan biaya untuk mengikuti kursus” ungkap Aprizawati yang merupakan dosen Prodi Bahasa Inggris Bisnis Polbeng.

 

Oleh sebab itu, keterlibatan dan sinergi antara akademisi dan organisasi masyarakat sangat diperlukan. English Clinic secara gratis ini nantinya mampu memberikan kontribusi yang sangat luas dimasyarakat tidakhanya kepada pelajar dan mahasiswa tapi juga semua kalangan yang memiliki masalah dalam bahasa inggris.

 

Metode yang akan digunakan bersifat variatif, karena akan disesuaikan dengan permasalahan yang dimiliki oleh setiap pelajar, mahasiswa atau orang awam yang ada di Desa Senggoro, dengan harapan “English Clinic akan sangat membantu tidakhanya di kalangan yang mampu tapi sangat diutamakan bagi yang kurangmampu” tutup Safra.**

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook