QHI Gelar Kajian Tauhid dan Ruqiyah Massal di Bantan
dibaca: 1910 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Bupati Bengkalis Lantik 9 Pejabat PPTP dan 5 Camat
- Kasmarni Amril Resmikan TK Negeri Pembina 2 Kecamatan Bengkalis
- Camat Bantan Lantik Dua Pj Kades
- ASN Tidak Netral, Adukan Melalui Aplikasi Online
- Bupati Amril Keluarkan Surat Edaran Tentang Penyaluran Zakat
- KPU Bengkalis Gelar Pleno Hasil Verifikasi Faktual Parpol
BENGKALIS – Agenda perdana tahun 2018, Dewan Pimpinan Daerah Quranic Healing Indonesia (DPD QHI) Kabupaten Bengkalis, akan menggelar kajian tauhid dan ruqiyah massal. Kajian yang bakal digelar Ahad 18 Februari 2018, dipusatkan di Masjid Nurul Taqwa Desa Ulupulau Kecamatan Bantan.
“Insya Allah, persiapannya sudah 90 persen. Kami menghimbau dan mengundang umat Islam untuk datang menghadiri kajian ini. Acaranya dimulai pukul 13.30 WIB. Peserta tidak dipungut biaya, siapa saja boleh mengikuti kegiatan ini,” ungkap Ketua DPD QHI Kabupaten Bengkalis, Avri Mirza, Jumat 16 Februari 2018.
Pada pelaksanaan kajian ini, panitia penyelenggara mengambil tema “Memurnikan Tauhid Dengan Pengobatan Qurani”, menghadiri pemateri Ustadz Heri Susanto LC jebolan Al Azhar Mesir, Ustadz Aan Arpikin, S.PdI dan Avri Mirza (Ketua DPD QHI Kabupaten Bengkalis) serta team QHI Kabupaten Bengkalis.
Dikatakan Avri Mirza, materia yang bakal disampaikan oleh narasumber pada kajian tersebut, meliputi tauhid dan ruqyah, dalil ruqyah syariyyah dari Al Quran dan hadist, Mengenali perbedaan ruqyah syariyah dan ruqyah syirkiyah (perdukunan).
Kemudian, mengenali perbedaan karomah dan sihir, mengenali ciri gangguan jin, pintu-pintu masuknya setan, tazkiyatun nafs (taubatun nasuha), praktek membuat air ruqyah, praktek ruqyah mandiri sesuai teknik teknik yang syar i dan pengobatan massal.
Lebih lanjut Avri menegaskan, tujuan dari kegiatan kajian tauhid dan ruqiyah massal ini, untuk lebih mengenalkan kepada umat Islam bagaimana pengobatan secara Islami yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena selama ini, masih banyak orang yang belum tahu apa sebenarnya pengobatan qurani atau ruqiyah.
“Kami harapkan, nantinya tidak hanya masyarakat Desa Ulupulau yang hadir, namun dari seluruh penjuru desa yang ada, terutama di Kecamatan Bantan. Tapi, Kecamatan Bengkalis juga boleh menjadi peserta,” ungkap Avri.
Bagi peserta yang mengikuti kegiatan kajian tauhid dan ruqiyah massal ini, dihimpau agar membawa air mineral botol sendiri, karena panitia hanya menyiapkan air mineral gelas. Kemudian, kata Avri, bagi peserta yang punya azimat (tangkal), dihimbau untuk membawa.**
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

