Ketua MUI Bengkalis Menghimbau Semua Pihak Untuk Menahan Diri
dibaca: 4568 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Polda Riau Diserang Terduga Teroris, Jalan Sudirman Ditutup
- Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis Apresiasi PKBM Al Bantani
- Hanya Meraih 79 Kursi, Pertama dalam 60 Tahun, Barisan Nasional Kalah di Pemilu Malaysia
- DPMD Rakor Bersama Pendamping Desa Untuk Memaksimalkan Sistem Padat Karya Tunai
- Bripda Bimby, Polwan Cantik Terpilih Sebagai Dara Bengkalis Tahun 2018
- Program Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH)
BENGKALIS - Serangan terduga teroris yang terjadi di Mapolda Riau, rabu (16/05/2018) sangat melukai hati masyarakat Riau khususnya dan indonesia pada umumnya. Tidak dapat dibenarkan bahwa itu merupakan ajaran yang di serukan oleh agama, semua agama mengutuk keras kejadian teror tersebut.
Kejadian yang menawaskan 4 orang itu telah menggambarkan betapa kejinya pelaku melakukan tindakan tersebut, ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bengkalis dalam keterangannya menyampaikan bahwa “Tindakan terorisme tidak ada hubungannya dengan agama tertentu. Karena semua agama tidak ada yang mengajarkan kekerasan apalagi sampai harus menghilangkan nyawa orang lain. Ini murni tindakan kejahatan yang luar biasa. Kalau seandainya ditemukan simbol-simbol agama tertentu pada para pelaku aksi teror, maka jangan serta merta digeneralisir dan disimpulkan bahwa agama tersebut identik dengan terorisme. Itu hanya ulah oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan agama tertentu” ujar Amrizal.
Dalam himbauannya, Amrizal juga mengajak Semua pihak untuk bisa menahan diri agar tidak memberi komentar atau menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya atau melakukan tafsir dan analisis yang bersifat spekulatif yang berpotensi membuat situasi semakin buruk dan memanas atau melakukan tindakan yang tidak proporsional. “Kita percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian ini secara tuntas sehingga titik terangnya bisa ditemukan”.
Terakhir, tidak lupa, Ustadz Am sapaan akrabnya untuk mendoakan semoga semua keluarga korban baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.**(Bl)
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

