Dosen Maritim Gelar Pelatihan dan Bimbingan SMCP Untuk Calon Pelaut

dibaca: 1826 kali
Oleh: Admin Pendidikan | Rabu, 25 September 2019 - 16:43:46 WIB

Dosen Maritim Gelar Pelatihan dan Bimbingan SMCP Untuk Calon Pelaut

BENGKALIS - Sebagai salah satu pulau terluar di Provinsi Riau memiliki aset terbesar dalam pengelolaan laut menjadi sebuah lapangan pekerjaan.  Salah satunya adalah dengan menjadi pelaut yang handal. Untuk memiliki keahlian menjadi seorang kapten ataupun keahlian lainnya di bidang pelayaran membutuhkan pembelajaran dan kemampuan yang baik dalam komunikasi Bahasa Inggris. Salah satunya adalah dengan mempelajari SMCP (Standard Marine Communication Phrases) sebagai acuan pengguanaan kalimat-kalimat standar dalam berkomunikasi di laut.

 

 

Peserta Pelatiha Saat Dibekali Materi di Lab Bahasa

 

Pembelajaran mengenai SMCP ini diberikan oleh tim pengabdian Dosen Jurusan Kemaritiman, Politeknik Negeri Bengkalis yang diketuai oleh Aprizawati, S.Pd,M.Pd.I dan Capt. Suzdayan, M.Mar,M.M.Tr selaku anggota dengan pendanaan oleh Politeknik Negeri Bengkalis. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 15-20 orang dilaksanakan selama 8 kali pertemuan yang dimulai dari tanggal 24 Agustus sampai dengan 20 September 2019. 

 

Peserta yang terlibat dari berbagai alumni pelayaran dan juga yang masih melaksanakan pendidikan di sekolah kejuruan pelayaran yang merupakan taruna/i dan alumni asal Kecamatan Bengkalis. 

 

 

Peserta Pelatihaan Saat Berada di Laboratorium Nautika

 

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi calon pelaut di kecamatan Bengkalis yang sesuai dengan IMO (International Maritime Organization).

 

Menurut Ketua pelaksana program ini saat menyampaikan ke media bengkalisinfo.com “Ada beberapa motivasi sehingga dosen Jurusan Kemaritiman mengadakan pelatihan dan bimbingan ini, antara lain adalah belum pernah ada serta belum memiliki tempat khusus dan fasilitas memadai bagi pelatihan Bahasa Inggris Maritim di Kecamatan Bengkalis, sehingga dalam hal ini akan dimudahkan dengan menumpang sementara di labor Bahasa Inggris Maritim Jurusan Kemaritiman Politeknik Negeri Bengkalis di Simpang Ayam” ujar Wati sapaan akrabnya.

 

Selain itu, ditambahkan Wati “Faktor ekonomi masyarakat rata-rata di Bengkalis rata-rata menengah kebawah sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan mereka untuk bisa mendapat kelas tambahan/kursus Bahasa Inggris Maritim atau mengambil kursus khusus BIM seperti Marlin Test atau pembelajaran SMCP secara resmi yang sesuai dengan SOP dan diakui secara internasional. Sebelum calon pelaut mengambil tes online, sebaiknya mereka dibekali dulu dengan pelatihan ini” tutup Wati.

 

Selain itu juga Ketua P3M Polbeng Akmal Indra mengatakan bahwa “Dosen diharuskan untuk melakukan program Tridharma perguruan tinggi, yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.“ adapun program bimbingan dan pelatihan Bahasa Inggris Maritim yang menggunakan SMCP ini sangat bagus karena belum pernah diadakan sebelumnya dan ini merupakan kesempatan yang besar bagi para alumni dan taruna yang belum pernah mendapatkan pembelajaran ini” tuturnya.

 

Senada dengan hal tersebut M.Afridon, ST, MT selaku Kerua Jurusan Kemaritiman memberi apresiasi kepada pihak yang turut mendukung program ini “Ucapan terima kasih kami ucapkan pada pihak Polbeng terkhusus Bapak Akmal Indra sebagai Kepala P3M, Ibu Aprizawati, dan Capt. Suzdayan atas kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Dalam hal ini juga bisa sebagai motivasi bagi calon-calon pelaut yang lain untuk bisa menguaai Bahasa Inggris yang sesuai dengan standar kemaritiman secara Internasional tentunya. Dalam hal ini, dengan adanya pelaksanaan kegiatan di kampus kemaritiman, bisa menjadi ajang perkenalan kampus bagi fresh graduate alumn di sekolah-sekolah kejuruan kemaritiman yang ada di Riau. Setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian ini, para peserta diizinkan dan berkesempatan melihat-lihat sekeliling kampus dan mencoba simulator di labor” kata Idon sapaan aktabnya.**

 

Editor : Supian

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook