Tim Teknik Perkapalan Polbeng Rampungkan Interior Kapal HDPE Untuk Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke-43
dibaca: 458 kaliBerita Sebelumnya
- Gebrakan Nasional, Desa Pambang Pesisir Terpilih Jadi Lokasi Proyek Strategis KNMP tahap II
- Pastikan Layanan Prima RoRo, Bupati Kasmarni Tinjau Langsung Dishub hingga KMP Sereia Domar
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
Berita Terkait
- Dosen Elektro Polbeng Sosialisasikan PJU Tenaga Surya di lingkungan Musholla H.Mis Al-Latif Senggoro
- UMKM Bengkalis Go Digital: Inovasi Layanan Publik Lewat Sentuhan Teknologi Anak Negeri
- Hardianto Ajak Masyarakat Rupat Utara Dukung Pembangunan Pelabuhan RoRo
- Siap Audiensi Dengan Ketua DPRD, GMNI Beri Dukungan Penuh Pelaksanaan MTQ Riau
- Kajari Bengkalis Dr. Odit Mengonondo Menjadi Kandidat Adhyaksa Award 2025
- Bupati Bengkalis Kasmarni dan PT BLJ Salurkan Bantuan Hewan Qurban
BENGKALIS - Tim dari Jurusan Teknik Perkapalan Politeknik Negeri Bengkalis berhasil menyelesaikan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemasangan interior kapal berbahan HDPE (High Density Polyethylene) yang digunakan dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tungkat Provinsi Riau di Kabupaten Bengkalis ke-43 pada 27 Juni 2024 yang lalu.
Kegiatan ini diketuai oleh Muhammad Sidik dengan didampingi oleh dosen dan praktisi teknik, Maful Suranto, serta melibatkan sejumlah mahasiswa dari jurusan Teknik Perkapalan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan terhadap kegiatan keagamaan dan kebudayaan di wilayah Kabupaten Bengkalis.
“Kami merasa bangga bisa ikut andil dalam menyukseskan MTQ ke-43 ini. Pemasangan interior kapal HDPE ini bukan hanya sebatas pekerjaan teknis, namun juga bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat,” ujar Muhammad Sidik selaku ketua tim pengabdian.
Pekerjaan yang dimulai sejak awal Juni 2025 ini melibatkan proses desain, fabrikasi, hingga instalasi interior kapal yang akan digunakan dalam prosesi pembukaan MTQ. Kapal HDPE dipilih karena daya tahannya yang tinggi terhadap korosi dan cocok untuk perairan sekitar Bengkalis.
Maful Suranto menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek ini menjadi sarana penerapan ilmu secara langsung di lapangan, sekaligus memperkuat keterampilan praktis mereka. “Ini adalah kesempatan emas untuk mahasiswa belajar dari proyek nyata. Mereka tidak hanya belajar soal teknis perkapalan, tapi juga soal kerja sama tim, tanggung jawab sosial, dan profesionalisme,” jelasnya.
Kapal tersebut kini telah siap digunakan dalam prosesi pembukaan MTQ yang akan digelar meriah di perairan Bengkalis. Dengan desain interior yang representatif dan simbolis, kapal ini diharapkan mampu menambah kemeriahan dan nilai estetika dalam pelaksanaan acara.**
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

