Info Kehilangan Surat Tanah Atas Nama Bukhori, HS
dibaca: 341 kaliBerita Sebelumnya
- Masjid Almuslihun Tegal Sari Jadi Pelaksanaan Qurban Terbanyak di Kecamatan Bengkalis Tahun 2026
- IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Terpilih Jadi Pasukan Hijau Polda Riau siap Basmi Karhutla
- Jelang Musda, PKB Bengkalis Soliditas Pengurus
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
Berita Terkait
- PMII Bengkalis Bersinergi Dengan PLN Bengkalis: Wujudkan Akses Listrik Gratis Lewat Program Light Up
- PMII Bengkalis Bersinergi Dengan PLN Bengkalis: Wujudkan Akses Listrik Gratis Lewat Program Light Up
- Diduga Panitia Berbisnis! Pelaksanaan Wisuda IAIN Datuk Laksamana Bengkalis 2025 Hampir 1 Milyar
- M. Arsya Fadillah Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kab. Bengkalis
- Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih Pemkab Bengkalis dan Seluruh Pihak Pendukung
- Tanggapan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Terkait Pj Kepala Desa
BENGKALIS, - 23 Oktober 2025 — Telah hilang surat tanah peninggalan almarhum H. M. Sidin yang terletak di Dusun Simpang Merpati RT 03 RW 001 Kecamatan Bengkalis, dengan luas tanah sekitar 12.300 meter persegi.
Surat tanah tersebut merupakan tanah warisan keluarga yang telah disepakati dan dinyatakan dalam Surat Pernyataan Waris tertanggal 22 Oktober 2025, ditandatangani oleh ahli waris:
BUKHORI, HS Bin H. M. SIDIN
NURIYAH Binti H. M. SIDIN
SITI MARIYAM Binti H. M. SIDIN
MUHAMMAD YUSUF Bin H. M. SIDIN
Surat tanah tersebut dinyatakan hilang pada sekitar bulan Oktober 2025, di wilayah Desa Teluk Latak. Pihak keluarga telah melakukan pencarian, namun hingga saat ini dokumen tersebut belum ditemukan.
Apabila ada pihak yang menemukan atau mengetahui keberadaan surat tanah dimaksud, diharapkan menghubungi pihak keluarga melalui alamat di atas atau melalui Pemerintah Desa Teluk Latak.
Demikian informasi ini disampaikan agar menjadi perhatian masyarakat.
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

