IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Terpilih Jadi Pasukan Hijau Polda Riau siap Basmi Karhutla
dibaca: 23 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Berita Terkait
- Jelang Musda, PKB Bengkalis Soliditas Pengurus
- Masyarakat Bengkalis Antusias Ikut Berbenah Run 5K
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
- Wabup Bagus Santoso Sampaikan LKPJ 2025, Pembangunan Bengkalis Tunjukkan Tren Positif
BENGKALIS – Komitmen menjaga kelestarian alam dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Teranyar, perwakilan dari civitas akademika IAIN Datuk Laksamana Bengkalis berhasil terpilih sebagai relawan Karhutla dalam program Green Policing Polda Riau.
Berdasarkan pengumuman resmi (21/4) melalui akun Instagram @greenpolicingpoldariau, program ini merupakan inisiatif besar Polda Riau untuk merangkul kepedulian komunitas, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat luas terhadap kondisi lingkungan yang kian menantang akibat ancaman Karhutla.
Dua perwakilan IAIN Datuk Laksamana Bengkalis yang dinyatakan lulus seleksi adalah Juwandi, Ketua Desa Wisata Bukit Batu dan berprofesi sebagai dosen dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), serta Muhammad Hafisz Riyadi, mahasiswa dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Keterlibatan mereka menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi di Bengkalis memiliki atensi besar terhadap isu lingkungan. Nantinya, para relawan yang terpilih akan mendapatkan rujukan dan petunjuk teknis (Juknis) langsung dari Polda Riau mengenai pola koordinasi dan aksi lapangan dalam upaya mitigasi karhutla.
Muhammad Hafis Riyadi mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya atas amanah baru ini. Menurutnya, bergabung dengan Relawan Karhutla Green Policing Polda Riau adalah langkah nyata untuk ikut menjaga "paru-paru" Riau.
"Senang sekali bisa menjadi bagian dari relawan Karhutla Green Policing Polda Riau. Saya merasa terpanggil untuk berkontribusi bagi lingkungan yang saat ini sedang tidak baik-baik saja. Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolda Riau atas kesempatan dan wadah yang luar biasa ini," ujar Hafis dengan penuh semangat.
Program Green Policing ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam mendeteksi dini serta mencegah terjadinya kebakaran hutan. Bagi IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, keterpilihan dosen dan mahasiswa mereka menjadi motivasi tambahan untuk terus menggaungkan semangat pelestarian alam di lingkungan kampus dan sekitarnya.**
Penyunting : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

