Angkat Kearifan Lokal Sekapur Sirih Band Bawakan Lagu Kelakar Yong Dollah di Bengkaliskustik 2019
dibaca: 4104 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Polbeng Wisuda 363 Mahasiswa, 67 Diantaranya Cumlaude
- Terkait Status AKN Bengkalis, Ini Syarat Yang Diajukan Polbeng Jika Ingin Bergabung
- Terkait e-KTP DPRD Panggil Disdukcapil dan Kepala UPT Capil Se- Kabupaten Bengkalis
- Pengurus MKA dan DPH LAM Riau Kecamatan Bukit Batu Resmi Dikukuhkan
- BAK Lipun Minta APIP Turun Tangan Soal Rencana Pembatalan Ratusan Paket Tender di Bengkalis
- Ali Nasikin Unggul Dengan Perolehan Suara Tertinggi Pada Pilkades Teluk Lecah Rupat
BENGKALIS – Dalam rangka HUT TNI Ke-74 Serta memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kodim 0303/Bengkalis mengadakan Acara Festiva Akustik yang diberi nama Bengkaliskustik 2019 dilaksanakan di Lapangan Makodim 0303/Bengkalis Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (02/11/19).

Personil Sekapur Sirih Band Kiri Ke Kanan Suu, Ony, Alex, Irwan, Firman dan Ibrahim
Salah satu perserta Bengkaliskustik 2019 yang menarik perhatian bengkalisinfo.com adalah Grup Band “Sekapur Sirih” tampil sebagai Band Pembuka atau undian pertama tak lantas membuat Grub Band ini canggung. Berhasil membawakan lagu wajib yang di syaratkan oleh panitia pelaksana dengan judul "TNI Manunggal Membangun Desa" dengan aransmen ala Sekapur Sirih membuat lagu ini sangat enak untuk didengar. Grup yang memiliki personil berjumlah 6 orang ini diisi oleh Iskandar Zulkarnain (Vocal) Ony Kadri (Gambus) Ibrahim (Darabuka), Suu (Gitaris1) Irwan Boy (Gitaris2) dan Firman (Bassis).
Sementara itu dilagu kedua mereka membawakan lagu ciptaan sendiri hasil karya Iskandar Zulkarnain atau sering disapa Alex dengan judul "Kelakar Yong Dollah” dilagu kedua ini dengan lantunan alat musik gambus sehingga lagu ini sangat kental dengan nuansa musik Melayunya sehingga berhasil pukau penonton yang hadir.

Penampilan Sekapur Sirih Pada Bengkaliskusitik 2019
Disampaikan Alex bahwa “Kenapa lagu pilihan Kelakar Yong Dollah diangkat dan dipersembahkan pada ajang festival Bengkaliskustik 2019 ini, karena untuk mengangkat kearifan lokal Negeri Junjungan, selaku musisi kita akan terus melestarikan kesenin tradisional yang menjadi cirikhas daerah kita, karena ini salah satu cara kita selaku generasi muda untuk mempertahankan kesenian dan kebudayaan lokal kita” kata Alex yang merupakan pemeran utama Film Perang Sosoh.

Iskandar Zulkarnain (Alex) Merupakan Penggiat Seni di Kabupaten Bengkalis
“Ucapan trimakasih Sekapur Sirih kepada Bapak Kaderismanto, Bapak Sofyan, S.Pdi dan Bapak Fery Situmeang yang telah banyak memberi perhatian dan dukungan dalam mengangkat kembali kearifan lokal dalam seni budaya, walau diajang Festival kali ini belum meraih juara akan tetapi bukan itu yang menjadi esensinya, tampil memperkenalkan kearifan lokal musik budaya melayu kepada masyarakat menjadi kebanggan tersendiri bagi kami” tutup Alex
Adapun peserta yang mengikuti Bengkaliskustik 2019 berjumlah 16 Group diantaranya Staind Band, Sekapur Sirih, RSUD Mandau Acustic(RMA), Style Kendow, Nadadinadi, Aiz & Friend’s, Campur- Campur Band, Perwakilan BC Bengkalis, Swara Record, Brizzic Kustic, Dinas PMD, Sanggar Seni Yong Dolah 1, Sanggar Seni Yong Dolah 2, Elmoosika Bapenda Band dan Dimensi Acustic Band. Muncul Sebagai Juara Pertama Nadadinadi, Juara Kedua Bapenda Benda dan Juara Ketiga Dinas PMD Band.**
Penulis : Supian
Print Berita1 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


Bagus banget,, mengangkat kearifan lokan dan lagu budayaa...
Di era milenial,, sekarang banyak anak-anak muda baik saya sendiri kurang banyak sedikitnya mengetahui ke arifann budayaa...
Manurut saya bagus banget dalam suatu festival mengembangkan kearifan lokal yang baik..
🖒🖒🖒
Tingkatkan ☺