Tingkatkan Kapasitas SDM, Pemdes Penebal Taja Pelatihan Pengolahan Buah Mangrove
dibaca: 3569 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Partai Gelora Provinsi Riau Adakan Konsolidasi Pengurus, Dihadiri Dewan Pengurus Nasional (DPN)
- Balek Kampong Pakai Helikopter Ketua DPRD Riau di Sambut Pimpinan DPRD Bengkalis
- PWI Bengkalis Agendakan Peresmian Gedung Sekretariat dan Pelaksanaan UKW di Tahun 2019
- Ketua DPRD Bengkalis Dampingi Wagub Riau Sosialisasi P4GN di Bengkalis
- Kupas Gagasan Pembangunan Ekonomi Balon Bupati Bengkalis , ISEI Taja Dialog
- Syahrial Resmi Tutup Turnamen Futsal MAN 1 Bengkalis Cup Championship 2019
BENGKALIS - Pemerintahan Desa Penebal Kecamatan Bengkalis hari ini melaksanakan kegiatan workshop kewirausahaan “pelatihan pembuatan makanan/minuman berbahan baku buah mangrove” pada Rabu, (20/11/2019) di Aula Desa Penembal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat desa, sebagaimana yang sudah di amanatkan dalam undang - undang No. 6 tahun 2014 tentang desa, salah satu nya adalah memanfaatkan sumber daya yang ada di desa tersebut, serta mewujudkan inovasi desa yang mandiri dan kreatif.

Foto Bersama Kepala Desa, Pendamping Desa dan Peserta
Pada kegiatan kali ini turut dihadiri Kepala Desa Penebal Muhammad Saimin, didampingi Pendamping Desa, Ruliono dan Dendy Ariadi, S.Si, M.Si, serta ibu - ibu PKK Desa Penebal.
Sebagai narasumber sekaligus motivator pada kegiatan workshop tersebut yakni Ruliono yang kebetulan sebagai pengagas dari kegiatan tersebut dibantu oleh Dendy Ariadi, S.Si.M.Si.
Info yang didapat dilapangan, terkait kegiatan workshop Kepala Desa Penebal Muhammad Saimin menyebutkan kepada bengkalisinfo.com, bahwa “Kegiatan hari ini merupakan kegiatan keterampilan untuk ibu - ibu Desa Penebal dan kegiatan ini sebenarnya sudah kita rencanakan sebelumnya, kegiatan ini juga sudah menjadi kesepakatan bersama dengan BPD Desa Penebal. Workshop pada hari ini merupakan rencana kerja Pemerintahan Desa Penebal itu sendiri. Setiap Desa membuat kegiatan harus disusun dalam rencana kerja atau RKP Desa” kata Kepala Desa.
"Pelatihan pengolahan bahan makanan dan minuman kali ini bahan baku yang kita gunakan sangatlah mudah untuk kita dapatkan, sehingga masyarakat dengan mudah mencari bahan baku untuk diolah, setelah jadi dapat di komsumsi oleh masyarakat umum” tambah Saimin.

Ruliono, saat memberi materi pelatihan
Selama ini masyarakat hanya mengenal pohon mangrove yang tumbuh di pinggir laut, akat tetapi sangat sedikit masyarakat mengetahui tentang manfaat sebenarnya dari buah mangrove apabila diolah bisa dijadikan sebagai bahan makanan dan minuman yang layak dikonsumsi.
Workshop yang ditaja Pemdes Penebal kali ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan sekaligus cara pengolahan buah mangrove tersebut. Selanjutnya Saimin berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan bagi masyarakat serta dapat meningkatkan kreatifitas masyarakat khususnya ibu - ibu di Desa Penebal sehingga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ditempat dan waktu yang sama mentor pelatihan Rulianto menambahkan “Kegiatan hari ini adalah satu kesatuan antara pemerintah desa dan Pendamping, yang tugasnya menfasilitasi desa dalam berinovasi melakukan pemberdayaan " kata Ruliono.
"Melalui pengunaan dana Desa Penebal ini, telah terjawab adanya sinergitas antara pemerintah desa dan pendamping desa yang terbangun dengan baik, sehingga muncul satu kegiatan yang luar biasa, dan ini bisa menjadi contoh bagi desa - desa lain" papar Ruliono.
Kedepan alokasi Dana Desa pemanfaatnya bukan hahya untuk pembangunan infrastruktur saja, akan tapi lebih mengarah kepada pemberdayaan atau untuk pengembangan kapasitas sumberdaya manusianya, sehingga terwujudnya Desa Mandiri.**
Penulis : Supian
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

