LAMR Bantan Taja Festival Pentas Seni Budaya Melayu
dibaca: 2096 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- STQ Tingkat Kelurahan Kota Bengkalis tahun 2019 Diawali Pawai Taaruf
- Singkirkan Juara Nasional Polbeng, AKN Bengkalis Raih Juara 1 Welding Competition di PCR
- Komisi I Minta UPT Disdukcapil Mandau Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat
- Pimpinan DPRD bersama Ketua Bapemperda Pertanyakan Petunjuk Teknis AKP ke Kemendagri RI
- Pawai Taaruf Awali MTQ Ke 42 Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan
- Senat Polbeng Putuskan Tolak Bergabungnya AKN ke Polbeng
BANTAN - Pelaksanaan Festival Pentas seni Budaya LAMR Kecamatan Bantan tahun 2019 berlangsung meriah, pada Sabtu (21/12/2019) dipusatkan di halaman kantor LAMR Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.
Tujuan diselenggarakan acara festival seni dan budaya melayu tahun 2019 ini, untuk menaikkan harkat dan martabat budaya itu sendiri, serta dapat menggali kearifan lokal disetiap Desa yang ada di Kecamatan Bantan.
Setibanya dilokasi acara sekitar pukul 10.30 WIB Ketua DPRD Provinsi Riau, H. Indra Gunawan Eet, Ph.D, didampingi Ketua Komisi IV Sofyan, S.Pdi dan Camat Bantan, Supandi, MP, di sambut dengan atraksi pencak silat dan tari persembahan dari SDN 02 Desa Pasiran serta diiringi alat musik tradisional khas melayu.
Pada acara pembukaan tersebut diawali dengan pembacaan ayat - ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Azwan yusuf yang merupakan Qori terbaik Kecamatan Bantan.
Dalam sambutannya Ketua Panitia Pelaksana Festival seni Budaya tahun 2019, Ardi menyampaikan “Ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga acara festival seni budaya bisa terselenggara dengan baik " kata Ardi.
Ardi juga menambahkan “Acara festival kali ini akan menampilkan dua perlombaan, yakni pertandindan rebana dan perlombaan lagu melayu, untuk katagori rebana yang sudah mendaftar ada 15 Desa Se-Kecamatan Bantan dan untuk katagori festival lagu melayu yang sudah mendaftar sebanyak 15 orang. Kegiatan festival seni budaya ini, kita peringati setiap setahun sekali, tujuannya adalah untuk mengangkat marwah, serta menjaga tradisi budaya melayu " tutup ardi.
Supandi, MP selaku Camat Bantan juga menyampaikan “Apa kata pepatah melayu di mana bumi di pijak, disitu langit dijunjung, makna dari pepatah ini merupakan pesan kepada kita untuk saling menghargai dan saling menghormati sesama kita " kata supandi.
Senada dengan hal tersebut diatas Ketua DPRD Provinsi Riau, H. Indra Gunawan Eet, Ph.D menyambung “Saya mengapresiasi acara festival seni dan budaya kali ini, karena tujuan dari kegiatan ini adalah mengangkat harkat dan martabat budaya melayu" kata engah sapaanya sekaligus memberikan bantuan.
Bupati Bengkalis melalui pidatonya yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Suharto menyebutkan bahwa Bupati Bengkalis sangat mengapresiasi kegiatan festival seni dan budaya tersebut, dan harapan beliau kegiatan yang mengangkat marwah melayu ini harus dipertahankan agar nilai - nilai budaya melayu dapat terpelihara dengan baik. Bupati Bengkalis juga memberikan bantuan Kepada panitia festival seni.
Turut dihadiri Ketua DPH LAM - R Kabupaten Bengkalis, H. Sofya Said, Kepala Desa serta tamu undangan yang berkesempatan hadir.**
Penulis : Supian
Print Berita
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

