Penanganan Covid - 19 Melalui APBD Murni Tahun 2020

Syahrial : TAPD Harus Transparan Dalam Rencanakan Re Alokasi Dana

dibaca: 2397 kali
Oleh: Admin Politik | Rabu, 01 April 2020 - 11:00:21 WIB

Syahrial : TAPD Harus Transparan Dalam Rencanakan Re Alokasi Dana

BENGKALIS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Syahrial Basri, ST. M.Si didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar Rahmayani memberikan bantuan 100 pcs dengan ukuran 15 liter alat penyemprot desinfektan untuk diserahkan ke 6 dapil. Senin (30/03/2020).

Tujuan diadakannya kegiatan penyerahan bantuan alat pemyemprotan kali ini dalam rangka untuk penanggulangan penyebaran covid - 19 sampai ke Desa - Desa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Syahrial Basri, ST, M.Si meminta kepada Kepala Daerah dalam hal ini TAPD untuk secara transparan kepada publik menyampaikan rencana Re - Alokasi dana APBD murni Tahun 2020 terkait dengan penanggulangan covid - 19 baik dari segi lokasi maupun besaran biaya.

" Kita meminta kepada TAPD dalam merencanakan Re - Alokasi dana APBD Tahun 2020 dilakukan dengan cara transparan baik dari segi lokasi maupun dari segi pembiayaannya " Kata Syahrial.

Menurutnya saat ini langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah baik himbauan melalui media massa dan juga penyemprotan desinfektan banyak yang bertanya tentang skema penanggulangan dan pencegahan pandemik covid - 19 pada aspek keuangan Daerah.

" Langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah baik dari segi himbauan melalui media massa dan juga upaya lain seperti penyemprotan desinfektan dilokasi - lokasi yang dianggap sangat rentan terjadinya pandemik covid - 19 justru banyak yang bertanya terkait dengan skema penanggulangannya terutama dari segi aspek keuangan Daerah " Sambung Syahrial.

Syahrial juga meminta kepada Kepala Dinas PMD untuk dapat me re alokasi dana Desa untuk keperluan penanggulangan penyebaran covid - 19

" Kita menegaskan Kepada Kepala Dinas PMD untuk merelokasi dana Desa untuk keperluan penanggulangan penyebaran covid - 19 agar pencegahan ini dapat dilakukan sampai ke Desa - Desa sekaligus lakukan tindakan karantina jika diperlukan disetiap Desa " Pungkas Syahrial.

Lebih lanjut Syahrial juga berpendapat bahwa ODP yang dipulangkan untuk melakukan karantina mandiri, kita ingin menyampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis agar bisa menjelaskan kepada publik skema apa yang dilakukan dalam hal pengawasan sampaik ke Desa - Desa.

" ODP yang dipulangkan baru - baru untuk melakukan karantina mandiri, langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan ini perlu dijelaskan kepada publik skema apa yang dilakukan dalam hal pengawasan misalnya puskesmas menjadi garda terdepan yang dibantu oleh Pemerintah, alur penugasannya pun harus jelas karena masyarakat saat ini resah menunggu jawaban yang transparan dan kredibel dari pihak Pemerintah " Tutup Syahrial.

Sementara itu Rahmayeni anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari fraksi golkar juga mengatakan hal senada, ia mengatakan alat penyemprot de
sinfektan yang diberikan kepada masyarakat merupakan uang dari hasil swadaya teman - teman anggota DPRD dari fraksi partai golkar dan ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap apa yang terjadi di negeri kita saat ini.

" InsyaALLAH kedepannya kita akan memberikan bantuan dalam bentuk lain seperti bahan pangan dan suplemen kepada masyarakat bantuan ini juga tidak hanya diberikan kepada masyarakat saja melainkan tenaga medis juga akan kita berikan bantuan. uang yang kita berikan kepada masyarakat ini merupakan hasil dari swadaya teman - teman anggota DPRD Kabupaten Bengkalis khususnya dari fraksi partai golkar " Tutup Rahma.

Penulis : Supian

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook