Kaderismanto : Pemerintah Daerah Beri Bantuan Kepada Masyarakat Harus Menyeluruh
dibaca: 4154 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- FWBS Lakukan Audiensi Bersama Anggota DPRD Bengkalis Dapil II
- Jelang Operasi Pasar April 2020, Disperindag Kab Bengkalis Sidak di Beberapa Gudang Distributor
- Dibtuhkan Anggaran Rp113 Miliar untuk Tanggani Covid-19 di Kabupaten Bengkalis
- Dua Aleg Partai Golkar Serahkan Bantuan Alat Penyemprot Disinfektan ke Camat Mandau
- Syahrial : TAPD Harus Transparan Dalam Rencanakan Re Alokasi Dana
- Terkait Anggaran 300 Miliar, Ketua PKD Bengkalis minta DPRD dan Pemkab Tidak Mengurangi Dana ADD
BENGKALIS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis yang juga Politisi PDI - Perjuangan Kaderismanto menjelaskan terkait dengan anggaran penanganan covid - 19 yang diusulkan tim gugus tugas percepatan penanggulangan covid - 19. Selasa ( 07/04/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Kaderismanto saat jumpa pers diruang VIP Lantai I DPRD Kabupaten Bengkalis terkait dengan usulan anggaran untuk penanganan covid - 19 yang diusulkan oleh TAPD beberapa waktu yang lalu.
"Iya saya Kemaren mendengar beredar issu ditengah - tengah masyarakat bahwa anggaran 300 miliar untuk penanganan covid - 19 yang diusulkan TAPD itu hanya sebatas usulan saja dan bukan angka pasti, oleh sebab itu mari kita sama - sama memberikan penjelasan kepada publik agar jangan sampai salah persepsi " Kata Kade.
Menurut Kade data bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan jangan sampai tumpang tindih data atau memiliki data ganda misalnya bantuan PKH dan bantuan non tunai dari Pemerintah Pusat yang akan diberikan kepada masyarakat.
"Iya kita meminta kepada Pemerintah Daerah dalam melakukan pendataan jangan sampai tumpang tindih data bagi masyarakat yang mendapat bantuan seperti bantuan PKH dan bantuan non tunai serta bantuan lainnya jangan sampai yang mendapatkan bantuan orang nya itu itu saja kita semua tau bahwa akibat dari covid - 19 pendapat ekonomi masyarakat jadi sangat menurun " Sambung Kade.
Selain itu Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Kaderismanto mengatakan bahwa tugas Pemerintah Daerah harusnya memberi bantuan ini secara merata kepada masyarakat karena dampak dari covid - 19 sangat mempengaruhi daya beli masyarakat serta dapat mempengaruhi pendapatan masyarakat secara menyeluruh.
"Maka oleh karena itu tugas kita Pemerintah Daerah harusnya memberikan bantuan ini secara merata dan menyeluruh kepada masyarakat karena dampak dari covid - 19 ini sangat dirasakan sekali oleh masyarakat luas terutama bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan, kemudian dengan adanya pasar murah semoga dapat dirasakan dan dinikmati seluruh oleh masyarakat " Papar Kade.
Kade juga menambahkan bahwa anggaran untuk tim gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 yang sudah disahkan DPRD bersama TAPD adalah sebesar Rp.182 miliar.
"Anggaran untuk tim gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 yang baru disahkan oleh DPRD Kabupaten Bengkalis bersama TAPD final nya adalah Rp 182 miliar dan bukan 300 miliar ini harus kita berikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak salah persepsi terkait dengan anggaran penanganan covid - 19 ini " Tutup Kade.**
Penulis : Supian
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

