PDP Positif Covid-19 Tetap Menunggu Hasil Swab
dibaca: 2428 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Dinsos Bengkalis Tak Henti Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Terkena Covid-19
- Dandim 0303 Bengkalis Bagi-bagi Masker Cegah Covid-19
- Pembahasan Detail Antara Eksekutif dan Legislatif, Berapa Anggaran Covid-19 Bengkalis
- Kaderismanto : Pemerintah Daerah Beri Bantuan Kepada Masyarakat Harus Menyeluruh
- FWBS Lakukan Audiensi Bersama Anggota DPRD Bengkalis Dapil II
- Jelang Operasi Pasar April 2020, Disperindag Kab Bengkalis Sidak di Beberapa Gudang Distributor
BENGKALIS - Salah seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Desa Sungai Alam Kecamatan Bengkalis yang meninggal dunia Rabu siang (8/4/2020), inisial N (69) positif Covid-19 berdasarkan rapid test. Namun pasti tidaknya yang bersangkutan positif Covid-19 tetap menunggu hasil swab.
Hal itu disampaikan Kadis Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra saat jumpa pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu malam (8/4). "Hasil swabnya sudah diambil oleh Laboratorium RSUD Bengkalis dan kita tunggu hasilnya kalau sudah keluar, " ujar Ersan.
Dikatakan, pasien N tersebut awalnya datang ke RSUD Selasa malam (7/4/2020) sekitar pukul 21.00 WIB dengan keluhan sesak nafas dan batuk. Oleh tim Covid selanjutnya dilakukan rontgen dengan diagnosa pneumonia dan TBC. "Pasien langsung kita isolasi di ruang isolasi TBC, " kata Ersan.
Masih menurut Ersan, pada pagi harinya pasien dilakukan swab dan juga rapid test. Dari hasil rapid test pasien positif. Kemudian pada pukul 12 siang pasien sesak nafas hebat dan dibantu dengan alat bantu pernafasan. "Kesadaran pasien terus menurun dan pada pukul 12.45 WIB dinyatakan meninggal, " kata Ersan.
Sesuai protokol penanganan Covid-19, sambung Ersan, proses penyelenggataan jenazah hingga pemakaman berdasarkan standar penanganan Covid. "Petugas seluruhnya menggunakan APD lengkap," katanya. (rls)
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

