Johansyah : PDP yang sudah sembuh diperbolehkan pulang

dibaca: 2142 kali
Oleh: Admin Kesehatan | Jumat, 10 April 2020 - 20:58:32 WIB

Johansyah : PDP yang sudah sembuh diperbolehkan pulang

BENGKALIS - Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) covid -19 di Kabupaten Bengkalis yang sudah sembuh diperbolehkan pulang ke kediamannya masing - masing pada Jumaat ( 10/04/2020).

Hal tersebut disampaikan koordinator bidang humas gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 Johansyah Syafri bahwa saat ini jumlah PDP bertambah menjadi 12 orang atau 60 persen dari total 20 orang PDP yang tercatat.

" Saat ini jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dinyatakan sembuh diperbolehkan pulang kerumah nya masing - masing, sedangkan 7 orang masih dalam perawatan sementara 1 orang meninggal dunia beberapa hari yang lalu " Kata Johansyah.

Sementara itu, Johansyah juga menjelaskan data tersebut diterimanya dari Koordinator Sekretariat gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 H.Tajul Mudaris sekitar pukul.18.00 WIB.

" Informasi data terbaru terkait dengan PDP itu kita dapatkan dari Koordinator gugus tugas percepatan covid - 19, dari 7 PDP yang saat ini masih dirawat, 6 dirawat di RSUD Bengkalis sementara 1 orang PDP dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

" Dari 7 orang yang masih dirawat, 6 orang PDP dirawat di RSUD Bengkalis, sementara 1 orang dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, sementara itu ada 3 Rumah sakit rujukan di Kabupaten Bengkalis yang ditetapkan Gubernur Riau untuk penanganan covid - 19 hanya RSUD Bengkalis yang merawat pasien PDP " Sambung Johan.

Lebih lanjut Johansyah Syafri juga menambahkan saat ini diKabupaten yang berjuluk negeri junjungan ini tercatat 3.825 orang dalam pemantauan (ODP) covid - 19.

" Alhamdulillah dari 3.825 ODP tersebut, 2.003 orang atau 52,37 persen sudah selesai menjalani proses pemantauan, sementara ODP yang masih menjalani proses pemantauan 1.822 orang atau 47.63 persen dan untuk Rumah sakit di Mandau dan RS Permata hati Duri saat ini PDP nya Nihil " Tutup Johan.

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook