Bengkalis Maksimalkan Penanganan Covid-19 Melalui Gugus Tugas Yang Telah Dibentuk

dibaca: 326 kali
Oleh: redaksi Kesehatan | Jumat, 24 April 2020 - 01:48:24 WIB

Bengkalis Maksimalkan Penanganan Covid-19  Melalui Gugus Tugas Yang Telah Dibentuk

Plh Bupati Bengkalis Bersama Fokimpimda dan Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Saat Melakukan Koordinasi Dengan Gubernur Riau Melalui Teleconference

BENGKALIS - Sejak di keluarkannya Keputusan Presiden RI No.7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan corona virus ( covid - 19) Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis dalam hal ini Kepala Daerah melalui Plh Bupati membentuk gugus tugas dalam upaya penanganan untuk pencegahan pandemi covid - 19 secara masif diberbagai tempat di Wilayah Kabupaten Bengkalis.

 

"Gugus tugas yang telah kita bentuk belum dapat melaksanakan tugas secara administrasi tetapi kami telah melakukan antisipasi - antisipasi dengan melakukan koordinasi satu persatu dari instansi terkait " Kata Bustami.

 

Plh Bupati Bengkalis Bustami HY Saat Memimpin Rapat Bersama Gubernur Riau Melalui Teleconference Terkait Covid 19 Beberapa Waktu Lalu


Bustami HY juga menyebutkan untuk melakukan antisipasi beberapa hal yang sudah kita lakukan adalah menyampaikan himbauan tetang kewaspadaan terhadap penyebaran covid - 19 kepada masyarakat. Kemudian dari Dinas Kesehatan juga sudah melakukan upaya penyuluhan oleh tenaga kesehatan seperti di Puskesmas, Postu, Puskesdes dan kita juga sudah berkoodinasi dengan pihak TNI dan Polri serta instansi vertikal lainnya dalam melakukan himbauan kepada masyarakat terkait dengan penanggulangan penyebaran Covid - 19.

 

Senada dengan hal tersebut diatas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dr.Ersan Saputra menyebutkan “Awal mula terbentuknya gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 ini karena sesuai dengan keputusan Presiden No.7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 atas dasar inilah Plh Bupati Bengkalis membentuk gugus tugas tersebut yang didalamnya ada leading sektor seperti Dinas Kesehatan dan jajarannya serta steakholder seperti rumah sakit tentu berfokus pada penanganan bagaimana mengeliminir penyebaran daripada pandemi covid - 19 ini " Kata Ersan.

 

Menurut Ersan penanganan penyebaran pandemi covid - 19 ini sama - sama sudah kita ketahui bahwa dari Kementerian Kesehatan itu sendiri yang berhubungan dengan pelayanan sudah ada juknisnya.

 

"Dari Kementerian Kesehatan juknisnya sudah ada terkait dengan penanganan pandemi covid - 19 ini seperti tujuan, manfaat, pihak terlibat, sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta tahapan pelaksanaan, saat ini kita sedang melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang baru pulang dari negara terjangkit yang sudah ada pendemi covid - 19 " katanya.

 

Kepala Dinas Kesehatan dr. Ersan Saputra Melakukan Konferensi Pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19


Selain itu juga utuk membatasi penyebaran Covid-19 pemantauan terhadap keluarmasuknya kunjungan dari dalam dan luar negeri harus dipantau, seperti diketahui bahwa Bengkalis memiliki zona yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, untuk itu bagi WNI asal Bengkalis yang baru pulang dari negara terjangkit covid - 19 wajib melaksanakan karantina mandiri.

 

Kepada Dinas Diskominfo Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri mengatakan saat ini jumlah orang dalam pemantauan (ODP) corona virus ( covid - 19) sekitar 3.917 orang bertambah 40 orang atau sekitar 1.03 persen.

 

"Jumlah ODP saat ini 3.917 orang bertambah 40 orang atau sekitar 1.03 persen dibanding data sebelumnya berjumlah 3.877 orang " Jelas Johan yang juga Koordinator humas gugus tugas percepatan penanganan covid - 19.

 

Sementara itu, Johan juga menambahkan bahwa jumlah ODP yang telah selesai menjalani masa pemantauan atau isolasi diri dirumah meningkat hampir 18 persen.

 
Kepala Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri

 

"Sesuai dengan data sebelumnya hanya 2.260 sekarang bertambah 404 orang menjadi 2.664 orang " Imbuh Johan.

 

Sedangkan untuk ODP yang sedang menjalani proses pemantauan menjadi  berkurang 364 orang atau 29.05 persen dari data yang diinput oleh tim gugus tugas sebelumnya 1.617 orang menjadi 1.253 orang.

 

"Sementara untuk data pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada perubahan. Tetap tercatat 20 orang dan 6 orang diantaranya masih dirawat di RSUD Bengkalis, 13 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia " Tutup Johan.**(adv)

 

Penulis : Supian

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook