Kapolda dan Gubri Puji Masyarakat Ketamputih
dibaca: 2158 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Riza Zuhelmy Buka Open Turnamen Futsal Young Mapro
- Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkalis Sebarkan Semangat Kewirausahaan
- Sambut Tahun Baru 1439 H, Ikip: Jangan Hanya Sebatas Kata
- Antrian Panjang, Pengemudi di Minta Tetap Tertib dan Sabar
- Fokus Pembinaan, DPMD melakukan Monitoring Desa di Kecamatan Siak Kecil
- DLH Sosialisasi Pencemaran Kabut Asap
BENGKALIS - Kapolda Riau Irjen Pol Drs. Nandang dan Gubernur Riau H Arsyajuliandi Rachman menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Sam Tiong Ong ke-92, kehadiran orang nomor satu di bumi lancang kuning ini disambut meriah oleh masyarakat tionghoa dengan arak-arakan kompang dan barongsai, pada jum’at pagi 3 November 2017 bertempat di Klenteng Wei Leng Whu Desa Ketamputih Bengkalis.
Tampak hadir dalam acara, Bupati Rokan Hilir H Suayatno, Plt Sekda Bengkalis H Arianto, Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, Wakil ketua DPRD Bengkalis H Indra Gunawa Eet, dan sejumlah pajabat tinggi pratama dilingkungan pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Gubernur Riau Arysajuliandi Rachman dalam Sambutannya mengatakan meskipun masyarakat warga tionghoa di desa ketamputih hanya sekitar 10 persen hendak nya dapat bersatu dan menyatu dan ini yang harus kita jaga.
“meskipun masyarakat tionghoa hanya 10 persen hendaknya mampu menjaga kekompakan dan merajut kebersamaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang sudah dimulai sejak dulu dan kebiasaan ini harus tetap kita jaga”, ungkap orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning.
Selanjutnya Andi menambahkan pemerintah Provinsi Riau memiliki kepentingan untuk mengatasi berbagai masalah diantaranya keamanan, kesenjangan sosial, dan politik dan kedepan semoga berbagai masalah tersebut tidak terjadi di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Bengkalis yang tercinta. Ungkap Gubernur Riau.
Sementara itu kapolda Riau, Irjen Pol Nandang dalam arahannya mengatakan desa Ketamputih ini merupakan miniatur kebhinekaan keberagaman umat beragama, dan kedepan saya berharap di Riau ini dari tingkat desa sampai ke tingkat Kabupaten bahkan sampai ke tingkat Provinsi dapat menjalin tali silaturrahmi dan dapat menjaga kekompakan.
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

