Merasa Dirugikan, Forum Senior Hipmi Bengkalis Kecewa Dengan Sikap Ketua Caretaker Riau
dibaca: 2958 kaliBerita Sebelumnya
- Sekaligus Buka Sosialisasi Posyandu 6 SPM di Desa Mentanyan
- Tegaskan Peran Koperasi Sebagai Pengerak Ekonomi Rakyat
- Hadiri Riau Bhayangkara Run 2026, Dukung Sinergitas dan Kampanye Lingkungan
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Hadiri Riau Bhayangkara Run, Dukung Sinergitas dan Kampanye Lingkungan
Berita Terkait
- Putus Covid 19, Koptu Franky Giat Lakukan Sosialisasi Prokes di Kecamatan Pusako
- Putus Covid 19, Koptu Franky Lakukan Sosialisasi Prokes di Kecamatan Pusako
- Cegah Kebakaran, Babinsa Desa Pasiran Serda Armansyah Kembali Gelar Patroli Karlahut
- Pantau Titik Api, Serma Benriyadi Giat Lakukan Patroli Karlahut Bersama Warga Desa Lumbuk Umbut
- Terapkan Aturan Prokes di Koto Gasib, Serma Sahidin Gelar Patroli di Pos PPKM
- Putus Covid 19, Babinsa Koramil 07 BB Kembali Menggelar Prokes di Desa Tenggayun
BENGKALISINFO.COM - Sikap ketua caretaker hipmi Harmen Saputra dinilai kurang profesional dalam menentukan status hipmi bengkalis untuk menjadi peserta pada musda himpi provinsi riau ke - XII di Pekanbaru dan terkesan membiarkan dengan tidak di keluarkannya Surat Keputusan Kepengurusan untuk Hipmi Bengkalis.
Hal tersebut disampaikan Misliadi, S.Hi selaku mantan ketua Hipmi Bengkalis dalam forum senior BPC Hipmi Bengkalis. Dikatakannya bahwa pada perinsipnya kita tidak mempermasalahkan siapapun yang akan menjadi Ketua Hipmi Riau kedepan.
Lanjut, Misliadi seharusnya ketua caretaker dapat memberikan legitimasi kepada Hipmi bengkalis untuk ikut serta di musyawarah daerah ke - XII di Kota Pekanbaru.
Namun sebelumnya ia meminta kepada ketua caretaker Hipmi Provinsi riau dapat menyelesaikan status BPC Hipmi Kabupaten Bengkalis.
Mis sapaan akrabnya berharap, hal ini harus diselesaikan secepatnya oleh ketua caretaker karena ia tidak mau persoalan hipmi bengkalis terulang lagi seperti yang pernah terjadi pada Musda Hipmi Riau di Tembilahan tahun 2017 yang lalu.
Sementara itu, hal senada juga disampaikan mantan ketua umum BPC Hipmi Bengkalis Saroni. Ia meminta kepada ketua caretaker provinsi riau untuk bijaksana dan di putuskan secepatnya dalam menentukan status hipmi bengkalis sebelum musda dilaksanakan.
Seperti diketahui lanjut roni, Hipmi Bengkalis selalu patuh dengan aturan AD dan ART yang berlaku saat ini, dan selalu meminta petunjuk kepada senior serta tokoh - tokoh hipmi terkait perkembangan organisasi hipmi di Bengkalis dan meminta kepada caretaker untuk menghargai keberadaan kami yang sayang dengan organisasi hipmi ini selaku rumah tempat bernaung dari dahulu tutupnya.
Di utarakan juga oleh darma firdaus sitompul selaku mantan bendahara umum periode 2014-2017 meminta kepada caretaker untuk mengembalikan hipmi bengkalis kepada khitah nya dan jangan selalu di jadikan objek bahan bargaining.
Kemudian hal yang sudah berlalu kita jadikan pelajaran, kedepan kita harapkan hipmi bengkalis bisa berjalan lebih baik lagi dan mengakhiri konflik yang ada pinta ucok sapaan akrabnya.**
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

