Berpotensi Sengsarakan Rakyat, Abdul Wahid Minta OJK dan Perbankan Awasi Sistem Pinjaman Online

dibaca: 473 kali
Oleh: Editor Ekonomi | Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:03:13 WIB

Berpotensi Sengsarakan Rakyat, Abdul Wahid Minta OJK dan Perbankan Awasi Sistem Pinjaman Online

Foto : Anggota DPR RI Abdul Wahid didampingi Kepala OJK Riau Muhammad Luthfi dan seluruh jajaran perbankan

PEKANBARU, - Dalam Kunjungan kerja ke Provinsi Riau Anggota DPR RI H. Abdul Wahid dihadapan kepala OJK Riau dan seluruh himpunan bank Negara (Himbara) meminta agar membrantas sistem Ijon dan pinjaman online.

 

Kunjungan pada selasa 12/10/2021 di aula kantor OJK Jl. Arifin ahmad yang lalu berlangsung sangat intensif, mengangkat tema peran perbankan dalam menumbuhkan ekonomi di provm riau.

 

"Saya melihat, petani kita terjerat dengan sistem jual beli ijon, daya tekan harga hasil panen kadang tidak manusiawi, bukan mensejahterakan malah menyengsarakan" jelas wahid

 

Dilanjutkan Wahid lagi " kadang petani karna kebutuhan ia harus meminjam uang, dibayar dengan hasil kebunnya, disanalah harga ditekan, kadang besar pasak dari tiang. saya berharap pihak Bank masuk kesana membantu petani agar tidak terjerat sistem ijon ini" tukas wahid lagi.

 

Selain sistem jual beli ijon, masalah terbaru saat ini adalah Pinjaman online, banyak masyarakat yang sudah jadi korban.

 

"Masalah terbaru saat ini banyak pinjaman online yang memberikan kemudahan pinjaman tapi bunga besar, ini masalah dan sangat menyengsarakan, saya minta OJK perketat dan basmi ini, banyak yang ilegal juga" Lanjut anggota DPR RI asal Riau ini.

 

Wahid juga menegaskan bahwa, keberadaan OJK dan perbankan ini tentu diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi petani, pedagang dan masyarakat. harus masuk menyentuh sektor paling kecil hingga ke pelosok desa.

 

Kepala OJK Riau Muhammad lutfi dalam tanggapannya sangat mengerti dengan kondisi petani dan masyarakat kita yang terjerat sistem ijon dan pinjaman online.

 

"Sangat faham pak, dipasar-pasar bahkan juga ada istulah 46, pinjam 4 kembali 6" Seloroh kepala OJK Riau

 

"Kita akan berupaya dan mendorong perbankan dapat menyentuh sektor ini, mengenai pinjaman online memang kita sedang perketat pengawasan, memang banyak sekali yang ilegal" tutup lutfi.**

 

Editor : SUPIAN

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook