Kapolda Riau Apresiasi Bupati Kasmarni dan Forkopimda Gagalkan Masuk 30 Kg Sabu
dibaca: 2470 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Sebagai Mitra Pemerintah, BUPATI Kasmarni Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN)
- Sosialisasi Prolegnas Tahun 2022, Abdul Wahid Pimpin Tim Baleg DPR RI Kunker ke Riau
- LAM Riau Dukung Penuh Event Festival Sungai Bukit Batu Sebagai Pesona Daerah
- Sugianto : Koin NU Salah Satu Program Kemandirian Warga NU Berkhidmat Untuk Negeri
- Tingkatkan SDM Kampus, STIE Syariah Bengkalis MoU Dengan Diskominfotik Kabupaten Bengkalis
- Matangkan Pelaksanaan Program BERMASA, Pendamping Pembangunan Gelar Rapat Koordinasi
BENGKALISINFO.COM, - Wilayah Perairan Bengkalis menjadi jalur penyeludupan Narkotika jenis Sabu jaringan Internasional Ini menjadi fokus utama Kepolisian RI untuk memberantas atau menggagalkan pengiriman narkotika dari Malaysia. Kapolda Riau Irjen. Muh. Iqbal dengan tegas mengatakan kepolisian tak henti hentinya mengejar dan menangkap para pelaku baik kurir juga bandar Narkoba.
" Dari Mabes, Polda dan Polres kita sudah mapping atau memetakan perairan bengkalis tempat masuknya narkoba jenis sabu dengan itu kita konsen untuk memberantas peredaran narkoba ini. Dan saya akan melaporkan ke Kapolri atas keberhasilan Polres Bengkalis tim sat res narkoba telah berhasil mengungkap atau menangkap kurir (Dua tersangka) dengan berat sabu 30 kg dan saya berikan apresiasi juga untuk Bupati Bengkalis juga forkopimda kabupaten Bengkalis. Hal ini atas keberhasilan akan mendapatkan reward dari Kapolri," kata Kapolda Riau Irjen.Muh Iqbal yang datang langsung ke Bengkalis melaksanakan konfrensi pers di Mapolres Bengkalis jalan Pertanian Bengkalis. Jumat.(11/02).
Kunjungan kerja Kapolda Riau Irjen Muh Iqbal ke Kabupaten Bengkalis dilaksanakan secara singkat setelah meninjau Vaksin Center Kompak di jalan Diponegoro Bengkalis. Rombongan Kapolda Riau melaksanakan konfrensi pers di Mapolres Bengkalis. Dan pukul 11 pagi kembali ke Pekanbaru dan melanjutkan kegiatan lainnya.
Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko didampai Bupati Bengkalis Kasmarni dan Forkompinda melanjutkan konfrensi pers. Dan Kapolres Bengkalis mengajak Bupati Bengkalis Kasmarni, Kajari dan Wakil PN Bengkalis untuk membaca rilis secara bergantian.
Kurir Sabu Tidak Warga Bengkalis
Pengungkapan tindak pidana narkotika ini merupakan jaringan Internasional. Waktu kejadian Jumat (28/09), hari Sabtu (29/01) dan juga Minggu. (30/01) dan ada 3 lokasi penangkapan, di jalan lintas Dumai- Sei Pakning (Pelintung), Hutan bakau desa Meskom dan Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.
Pelaku Burhan alias Ahan (21) Warga Medan Sunggal. Kristomo alis Acai (32) alamat Plt. Mutiara Tj Pinang Kep Riau. Barang bukti yang disita 31 bungkus yang diduga sabu, Honda CRV, beberapa ATM dan tunai Rp. 70 juta.
Berawal dari Informasi akan ada pengiriman narkotika jenis sabu melalui perairan bengkalis dalam jumlah besar dan Kasat Narkoba Iptu Toni Armando melakukan koordinasi dengan Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko. Untuk melakukan pengintaian Polres Bengkalis melaksanakan pemantauan bersama BC Bengkalis dan kegiatan ini kerjasama dengan Polda Riau.
" Dengan membentuk 3 tim ( di wilayah Sei Pakning, Bengkalis dan di perairan bengkalis). Setelah tiga hari mapping tim menangkap tersangka burhan di jalan Dumai Pakning dan tidak ditemukan BB dan informasi akan ada becak laut yang mengirim barang dari Malaysia dan didapat informasi ada Speed boat masuk perairan Meskom dan tim di Bengkalis bersama warga menyisir hutan bakau dan menemukan 3 karung yang berisi 31 bungkus sabu," kata Bupati Bengkalis Kasmarni yang ikut membacakan rilis.
Dan esoknya (Minggu.30/01). Tim Satres Narkoba berangkat ke Jakarta mengejar tersangka Acai yang merupakan orang mengendalikan Tersangka Burhan.
" Kami langsung menuju TKP Mal Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara dan menangkap Acai tanpa perlawanan dan ia mengakui menyuruh Burhan mengambil narkoba tersebut dan mengantar ke Jakarta dan Acai mengakui ia di kendalikan oleh Bandar Sabu warga Malaysia dengan nama Mr.Cui," kata Iptu Toni Armando.
Dari interogasi Acai mengakui sudah 4 kali melakukan pengiriman sabu dari Bengkalis ke Jakarta." Acai untuk mengendalikan sabu dengan merekrut Burhan diberikan imbalan dari Mr. Cui sebesar Rp. 400 juta kalau berhasil dan Burhan sebagai kurir diberikan Rp. 80 juta," kata Kajari Bengkalis, Rakhmat Budiman. giliran membacakan rilis.
Tersangka Acai mengakui 4 kali melakukan pengiriman sabu, " Pertama 50 kg sabu, kedua 100 kg sabu , ketiga 150 kg sabu dan terakhir 30 kg sabu dia tertangkap dan ia mengakui mau menjalankan bisnis haram karena usahanya bangkrut dan mau menerima tawaran dari Mr. Cui dan kendaraan Honda CRV tersebut merupakan hasil dari pengiriman ketiga, sebelumnya ia mengunakan mobil rental" terang kasat narkoba**
Penyunting : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

