Gara - gara Isoman, Panitia USP Insani Kelapapati Batalkan Pemenang Undian Sepihak
dibaca: 1791 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Bupati Kasmarni Apresiasi serta Siap Bersinergi Dengan Kemenkeu dan Kemenhub RI
- Putra Duri Wakili Riau Ikut Ajang Tournamen Sepakbola di Barcelona Spanyol, Bupati Ucapkan Selamat
- 24 Indikator Sebagai Syarat Wajib Jadikan Bengkalis Sebagai Kota Layak Anak
- Ketua DPD KNPI Bengkalis Andika Putra Kenedi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Pengurus DPD KNPI Riau
- Menyongsong Indonesia Emas, PMII Bengkalis Rekrut Anggota Baru
- Pasca Muscab, Garda Bangsa Bengkalis Siap Menjadi Pasukan Darat Menangkan PKB
BENGKALISINFO.COM, - Panitia Unit Usaha Simpan Pinjam Insani (USP Insani) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Setiapati, Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis membatalkan pemenang doorprize Gibyar atau hadiah Rabu, (23/3) kemarin.
Pembatalan pemenang hadiah dalam Gibyar yang diselenggarakan UDS Insani Bumdes Setiapati, desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis itu sepihak tanpa keputusan bersama para peserta pemanfaat.
Ironisnya Pemenang undian Gibyar itu salah satu peserta yang taat membayar. Bahkan saat pengumuman undian ada pihak keluarga yang hadir mewakili dikarenakan peserta sedang menjalin isolasi mandiri Covid-19.
Kekecewaan itu dirasakan Nabila Fitri bahwa sedang menjalani isoman covid-19, untuk mengambil hadiahnya diwakilkan keluarganya bernama Ishak
Namun pihak panitia USP Insani dinilai secara sepihak langsung membatalkan pemanfaat yang telah haknya mendapatkan hadiah utama urut nomor tiga tersebut dengan alasan yang menerima hadiah hanya perwakilan dari pihak keluarga.
"Saya mewakili undangan kegiatan Gebiyar hadiah USP Insani karena saudara saya sedang melaksanakan Isoman Covid-19. Ketika nama Nabila Fitri disebut panitia menerima hadiah, saya langsung maju. Tapi panitia mengatakan tidak sah, sehingga hadiah yang seharusnya menjadi hal saudara saya gagal, "beber Ishak Jumat.(25/03/22)
Terpisah senada dikatakan Nabila Fitri bahwa keputusan panitia penyelenggara merupakan keputusan yang tidak masuk akal. Bahkan keputusan tersebut sepihak dengan jelas merugikan peserta pemanfaat yang seharusnya hadiah itu bentuk apresiasi ke pemamfaat.
“Pemerintah daerah sudah menganjurkan bagi yang terkena Covid-19 wajib melakukan isolasi mandiri (isoman). Sehingga keputusan untuk pengambilan hadiah diwakilkan pihak keluarga,” ungkap Nabila Fitri.
Menanggapi hal ini, Manager USP Insani Arfan mengatakan, bahwa pembatalan itu dilakukan dikarenakan keputusan bersama panitia melalui Musyawarah Desa (MusDes) bersama Direktur BumDes Setiapati, pengawas dan komisaris sebelum gebyar tersebut digelar.
“Itu sudah keputusan di Musdes. Bersama direktur Bumdes Setiapati dan pengawas. Memang keputusan itu tanpa dihadiri para peserta pemamfaat,” akuinya.
Sementara itu, Direktur BumDes Setiapati, Rudi mengatakan akan mengevaluasikan kembali, agar tidak terjadi persoalan terhadap pemanfaat ketika digelar gebyar bagi-bagi hadiah.
"Sebab, maju tidaknya usaha simpan pinjam itu tergantung kepada nasabah lancar tidaknya dalam membayar angsuran, "ungkap dia.
USP Insani berdiri sejak tahun 2012 dengan pemanfaat capai 245 nasabah dan dana bergulir mencapai Rp. 19 M dan Gibyar hadiah utama tahun 2022 Hadiah pertama, Emas nilai Rp. 7, kedua, Sofa nilai Rp. 5 Jt, ketiga Sepeda Gunung, nilai Rp. 2.5 JT dan HP.(Rls)**
Penyunting : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

