Ditodong Mahasiswa, Abdul Komitmen Balai Latihan Kerja di Riau
dibaca: 505 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Atasi Banjir Kota Pekanbaru, Cagubri Abdul Wahid Terapkan Konsep Spoge City
- Kritik Tajam Panelis dan Aktivis Menguji Paslon No 1
- Ratusan Pimpinan Ponpes Se - Riau Deklarasi Dukung Abdul Wahid -SF Hariyanto
- Luar Biasa, Paslon No Urut 1 Abdul Wahid - SF Hariyanto Didukung 4 Paslon Cawako Pekanbaru
- Luar Biasa, Paslon No Urut 1 Abdul Wahid - SF Hariyanto Didukung 4 Paslon Cawako Pekanbaru
- Luar Biasa, Paslon No Urut 1 Abdul Wahid - SF Hariyanto Didukung 4 Paslon Cawako Pekanbaru
PEKANBARU - Calon Gubernur Riau Abdul Wahid kembali hadir di tengah anak muda Riau pada acara Todong Bang Wahid bersama Barisan Pengusaha Muda di Kota Pekanbaru, Selasa (22/10/2024) malam.
Saat berdialog, Abdul Wahid berkomitmen untuk memperkuat generasi muda pada pembangunan Riau. Hal itu salah satunya dengan memperkuat Balai Latihan Kerja (BLK).
"Ini bukan sekedar janji politik, ini adalah kontrak politik. Saya ingin anak muda di Riau terlibat dalam pembangunan. Tak hanya di satu sektor, namun secara menyeluruh," kata Abdul Wahid.
"Saya akan paksa dunia usaha itu merekrut anak muda. Salah satu caranya dengan menciptakan BLK yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha itu," sambungnya.
Mantan Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI ini menuturkan penguatan potensi anak muda dengan adanya BLK ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Provinsi Riau.
"Dengan adanya BLK ini, saya dan pak SF Hariyanto percaya dapat menciptakan bibit unggul yang mumpuni di bidangnya. Kalau tak bisa kita ciptakan BLK yang besar, kita mulai dari BLK yang mini, agar dapat menampung kemampuan anak muda," ungkapnya.
Disinggung mengenai pemindahan aset BLK Pemprov Riau ke Pemerintah Pusat pada 2020 lalu dengan tujuan peningkatan pelatihan kerja, Abdul Wahid menegaskan bukan tak mungkin hal itu akan dikembalikan menjadi aset Pemprov Riau.
"Kalau sebelumnya sudah dipindahkan ke Pemerintah Pusat, bukan tak mungkin kita akan pindahkan kembali menjadi aset Pemprov. Tak ada masalah, nanti akan kita perkuat latihan kerja di Riau," pungkasnya.**
Editor : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

