Kampanye di Rumbai Barat, Abdul Wahid Komitmen Prioritas Kesejahteraan Petani
dibaca: 536 kaliBerita Sebelumnya
- Gebrakan Nasional, Desa Pambang Pesisir Terpilih Jadi Lokasi Proyek Strategis KNMP tahap II
- Pastikan Layanan Prima RoRo, Bupati Kasmarni Tinjau Langsung Dishub hingga KMP Sereia Domar
- Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Kepala 3.700 Pegawai Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
Berita Terkait
- Front Pembela Bumi Lancang Kuning, Nyatakan Dukungan Untuk Cagubri Abdul Wahid - SF Hariyanto
- Ada Apa Dengan Cagubri 03, Satu Persatu Tim Pendukung Berpindah Haluan
- Ada Apa Dengan Cagubri 03, Satu Persatu Tim Pendukung Berpindah Haluan
- Tiba di Pekanbaru, Muhaimin Iskandar Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Bermarwah
- Tiba di Pekanbaru, Muhaimin Iskandar Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Bermarwah
- Tiba di Pekanbaru, Muhaimin Iskandar Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Bermarwah
PEKANBARU.- Ribuan emak-emak memadati lokasi kampanye dialogis pasangan calon (Paslon) Gubernur Riau Abdul Wahid Nomor urut 1 di jl. Kurnia Agrowisata, Rumbai Barat, Kamis (14/11/24) pagi.
Abdul Wahid mendapatkan dukungan penuh dari relawan Mak-Mak Cinta Wahid Harianto (Maciwaha) dan Komite Petani Nelayan (KTNA).
Dalam orasinya cagubri nomor urut 1 ini mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari emak-emak yang mengundang dirinya. "saya tidak bisa dan tidak berani menolak undangan dari emak-emak, karna saya ini anak yatim yang dibesarkan oleh seorang emak" ujarnya dengan penuh haru.
Dalam kesempatan itu, Wahid juga menjelaskan beberapa program unggulan yang diusungnya. Salah satunya ia ingin membuat program peningkatan kesejahteraan petani melalui penyediaan modal usaha dan teknologi tepat guna. Wahid menegaskan pentingnya memajukan sektor pertanian, terutama dengan mengolah sampah pertanian menjadi pakan ternak.
"Program ini bertujuan agar petani bisa lebih untung dan sejahtera. Kita akan memberikan teknologi yang dapat membantu petani dan nelayan, termasuk pilot project untuk mengolah sampah pertanian menjadi pakan ternak," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama tokoh setempat Awaludin berharap agar Abdul Wahid dapat melanjutkan pembangunan di Riau jika terpilih. Pasalnya mereka merasa seperti wilayah asing. Lantaran kerap menjadi tempat pembuangan mayat.
"Kami berharap Pak Wahid dapat melanjutkan pembangunan di wilayah ini. Selama ini, wilayah ini sering menjadi tempat pembuangan mayat. Kami juga mengusulkan agar wilayah ini dimekarkan menjadi kabupaten," ungkapnya.
Awaludin juga menyampaikan harapan untuk pembangunan rumah sakit di daerah tersebut dan peningkatan infrastruktur lainnya. "Insya Allah, jika terpilih, Pak Wahid akan melihat data dan berusaha membangun rumah sakit di sini. Kami juga mengusulkan penataan ulang kabupaten dan provinsi Riau," kata Awaludin.
Abdul Wahid menanggapi usulan tersebut dengan serius. "Saya berkomitmen untuk memperhatikan masalah-masalah yang ada, termasuk pemekaran wilayah dan pembangunan infrastruktur di Riau. Riau memang memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan lebih baik lagi," ujarnya.
Selain itu, Wahid juga menegaskan pentingnya penataan ulang provinsi, termasuk pengembangan kabupaten dan kota di Riau. "Insya Allah, saya akan bekerja keras untuk membangun Riau menjadi lebih baik. Target saya adalah menciptakan 20 kabupaten/kota di Riau, termasuk Rumbai," tandas Abdul Wahid.**
Editor : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

