Pemdes Senderak Komit Turunkan Angka Stunting Dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
dibaca: 166 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Berita Terkait
- Kasus HIV Bengkalis Didominasi Kelompok Lelaki Suka Lelaki
- Bupati Bengkalis Kasmarni Raih Dua Penghargaan Dihari Kesehatan Nasional 2025
- Bupati Bengkalis Kasmarni Raih Dua Penghargaan Dihari Kesehatan Nasional 2025
- Bupati Bengkalis Kasmarni Raih Dua Penghargaan Dihari Kesehatan Nasional 2025
- Kecamatan Bantan Salurkan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Pambang Pesisir
- Pakar Hukum UIR : Praperadilan Bisa Uji Kejanggalan Penangkapan Gubernur Riau Oleh KPK
SENDERAK – Pemerintah Desa Senderak terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang kembali digelar pada Rabu (2/7/2025) di Kantor Desa Senderak. Kegiatan ini menyasar balita yang terindikasi stunting sebagai upaya memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal.
Pelaksanaan PMT turut dihadiri Pemerintah Desa, TP-PKK, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Senderak. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan bahwa persoalan gizi anak adalah tanggung jawab bersama dan menjadi prioritas di tingkat desa.
PJ Kepala Desa Senderak, Tari Safitri, mengatakan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang harus dicegah sejak dini karena berpengaruh pada masa depan anak.
“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah strategi penting untuk melengkapi kebutuhan gizi balita agar mencapai berat badan sesuai usia,” ujar Tari Safitri.
Ia berharap program ini mampu menekan angka balita stunting sekaligus meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya asupan gizi seimbang.
“Kami ingin semua balita di Desa Senderak tumbuh sehat. Selain memberikan makanan tambahan, kami juga melakukan edukasi dan penyuluhan gizi kepada para orang tua,” tambahnya.
PMT yang dibagikan berasal dari bahan pangan lokal, sebagai bentuk dukungan terhadap ketersediaan pangan sehat dan pemberdayaan masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran keluarga dalam menyediakan makanan yang aman, sehat, dan sesuai kebutuhan usia anak.
Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting di seluruh Indonesia, dengan harapan setiap anak dapat tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.**
Penyunting : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

