Dhava Dorong RAT Luar Biasa Koperasi KUB, Minta Anggota dan Masyarakat dapat Kejelasan
dibaca: 4 kaliBerita Sebelumnya
- Masjid Almuslihun Tegal Sari Jadi Pelaksanaan Qurban Terbanyak di Kecamatan Bengkalis Tahun 2026
- IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Terpilih Jadi Pasukan Hijau Polda Riau siap Basmi Karhutla
- Jelang Musda, PKB Bengkalis Soliditas Pengurus
- Semarak Idulfitri, Turnamen Tenis Halal Bi Halal Cup 2026 Pererat Kebersamaan
Berita Terkait
- Cetak Talenta Muda Berprestasi di Politeknik Negeri Bengkalis
- Soroti Pengelolaan Deviden Rp. 8,44 Miliar dan Hak 2.,535 Anggota
- Anggota Koperasi KUB Desak Transparansi Pengelolaan Dana Dividen Rp. 8,44 Miliar
- MPM Politeknik Negeri Bengkalis, Gelar Seminar Legislatif dan Workshop Kepemiluan
- Seluruh Perangkat Desa Pambang Pesisir Lulus Tes Urine
- Kepengurusan SEMA IAIN Datuk Laksemana Bengkalis Periode 2026/2027 Resmi Dilantik
BENGKALIS, – Anggota Koperasi Produsen Tani Hutan Usaha Baru (KUB), M. Dhava Fadillah Ary Saputra, mendesak pengurus koperasi untuk segera melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Luar Biasa guna memberikan penjelasan resmi terkait berbagai isu yang berkembang mengenai pengelolaan koperasi. Senin, (15/06/2026).
Menurut Dhava, forum RAT Luar Biasa menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh anggota dan masyarakat memperoleh informasi yang jelas, utuh, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi serta arah pengembangan koperasi ke depan.
"RAT Luar Biasa perlu segera dilaksanakan agar seluruh pertanyaan yang berkembang di tengah anggota maupun masyarakat dapat dijawab secara resmi dan proporsional," ujar Dhava di Bengkalis.
Ia menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir berbagai pembahasan dan pendapat mengenai Koperasi KUB muncul di tengah masyarakat. Kondisi tersebut dinilai wajar mengingat koperasi memiliki ribuan anggota dan berperan penting dalam aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat di sejumlah desa.
Dhava menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui perkembangan koperasi karena organisasi tersebut lahir dari masyarakat dan keberadaannya juga memberikan dampak langsung bagi kehidupan anggotanya.
"Penjelasan yang utuh dan resmi sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Masyarakat tentu berhak mengetahui perkembangan koperasi yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan mereka," katanya.
Menurutnya, RAT Luar Biasa dapat menjadi wadah resmi bagi pengurus untuk menyampaikan laporan kegiatan organisasi, menjelaskan kebijakan yang telah diambil, serta memaparkan rencana dan arah pengembangan koperasi di masa mendatang.
Dhava juga menegaskan bahwa dorongan pelaksanaan RAT Luar Biasa bukan didasari prasangka atau tuduhan terhadap pihak tertentu, melainkan sebagai upaya menjaga transparansi dan memperkuat kepercayaan anggota terhadap organisasi.
Kami tidak ingin masyarakat memperoleh informasi yang sepotong-sepotong. Yang kami harapkan adalah adanya penjelasan yang lengkap, terbuka, dan berdasarkan fakta sehingga semua pihak memiliki pemahaman yang sama," ujarnya.
Ia menilai semakin cepat RAT Luar Biasa dilaksanakan, semakin cepat pula berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat mendapatkan jawaban yang jelas melalui mekanisme organisasi yang sah.
Lebih lanjut, Dhava menekankan bahwa RAT bukanlah forum untuk mencari siapa yang benar atau salah, melainkan sarana untuk memperkuat komunikasi antara pengurus dan anggota demi menjaga keberlangsungan koperasi.
RAT adalah ruang untuk mempertemukan informasi dengan anggota, memperkuat kepercayaan, dan memastikan koperasi tetap berjalan sesuai harapan seluruh anggotanya," katanya.
Sebagai penutup, Dhava mengajak seluruh pihak mendukung pelaksanaan RAT Luar Biasa sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga transparansi, memperkuat kelembagaan, dan membangun tata kelola koperasi yang sehat.
Koperasi yang kuat bukanlah koperasi yang tidak pernah ditanya, melainkan koperasi yang mampu menjawab setiap pertanyaan anggotanya dengan terbuka, santun, dan berdasarkan fakta. Di situlah kepercayaan dibangun dan dipertahankan," tutupnya.**
Editor : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

