Jumlah ODP di Kabupaten Bengkalis Bertambah 1,39 Persen
dibaca: 2631 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Turut Berpartisipasi Cegah Covid-19, Polbeng Sumbang Hand Washer Portable Untuk Rumah Ibadah
- Bengkalis Maksimalkan Penanganan Covid-19 Melalui Gugus Tugas Yang Telah Dibentuk
- Kalapas Kelas II A Bengkalis Edi Mulyono Bagikan Paket Sembako Kepada Keluarga Narapidana
- Dalam Rangka Menyanbut Bulan Suci Ramadhan 1441 H Kades Bantan Tua Santuni Anak Yatim
- Masyarakat Kategori Miskin di Bengkalis Akan Terima BLTD
- Cegah COVID-19, Dishub Jaga Perbatasan dan Pintu Masuk Bengkalis
BENGKALIS - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) covid - 19, di Kabupaten Bengkalis saat ini kian bertambah, Jumaat (24/04/2020).
Dilansir dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, total ODP terjatat didaerah ini sebanyak 5.098 atau bertambah 70 orang atau 1,39 persen, dibanding kemaren yang sebelumnya berjumlah 5.028 ODP.
Hal ini disampaikan juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid - 19 Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, dari 70 ODP yang baru, 25 orang atau 35,71 persen warga dari Kecamatan Rupat.
"Selain Rupat, Kecamatan yang secara persentase konstribusi 2 digit terhadap penambahan 70 ODP itu adalah Mandau dan Bukit Batu. Mandau bertambah 23 ODP atau 31,86 persen, dan Bukit Batu 9 ODP atau 12,86 persen " Sebut Johan.
Selain itu, Johan menyebutkan dari 5.098 ODP itu, 3.869 atau 75,89 persen selesai proses pemantauan atau tuntas melaksanakan masa karantina mandiri selama 14 hari.
"Sedangkan sisanya 1.229 ODP atau 24,11 persen masih menjalani proses karantina mandiri, dan ada 2 Kecamatan yang angka ODP nya sama dengan yang kemarin yakni, Kecamatan Sial Kecil dan Rupat Utara " Tutup Johan.**
Penulis : Supian
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

