Agar Ekonomi Masyarakat Kembali Menggeliat

Abdul Wahid Minta Subsidi Listrik dan Gas LPG 3 Kg Ditingkatkan Dalam Neraca APBN 2021

dibaca: 705 kali
Oleh: Admin Ekonomi | Jumat, 26 Juni 2020 - 19:13:07 WIB

Abdul Wahid Minta Subsidi Listrik dan Gas LPG 3 Kg Ditingkatkan Dalam Neraca APBN 2021

H. Abdul Wahid - Anggota DPR RI Asal Riau dan Ketua DPW PKB Riau

JAKARTA - H. Abdul Wahid minta agar subsidi Listrik dan Gas Elpiji 3 Kg ditingkatkan dalam Neraca APBN 2021 mendatang, hal itu disampaikannya saat Rapat dengan Mentri ESDM, Pertamina dan PLN. Jumat, 26/6/2020 diruangan komisi VII.

 

Agenda rapat yang digelar tertutup tersebut juga membahas rencana dan realisasi tahun 2020 serta menyepakati untuk neraca RAPBN 2021 mendatang dari sektor ESDM. Abdul Wahid saat dijumpai awak media, mengungkapkan bahwa dirinya mendorong agar subsidi Gas Elpiji 3 Kg dan Listrik ditingkatkan pada neraca RAPBN 2021 mendatang.

 

"Kita baru rampung menggelar rapat dengan mentri ESDM, Pertamina dan PLN membahas asumsi dasar sektor ESDM dalam rencan APBN 2021 mendatang, tadi saya dorong agar pada neraca APBN 2021 mendatang subsidi untuk Gas Elpiji dan Listrik harus ditingkatkan" Jelas Anggota Komis VII dari Frak PKB ini dilanjutkan Abdul Wahid, bahwa dalam upaya memulihkan ekonomi masyarakat yang mengalami kontraksi akibat wabah covid-19 perlu dilakukan langkah tersebut sebagai stimulus.

 

"Ekonomi masyarkat kita mengalami kontraksi dan perlambatan akibat wabah covid-19, perlu ada upaya stimulus dari pemerintah agar ekonomi kembali bergarak dan pulih" dikatakatan wahid lagi " Sektor ESDM cukup besar menyumbang bagi sumber APBN kita, dan menjadi sektor penggerak ekonomi masyarakat secara langsung, oleh karenanya perlu didorong untuk memberikan ransangan agar ekonomi masyarakat kembali menggeliat pasca covid-19 ini " Tutup DPR RI asal Riau ini.**(rls)

 

Editor : Supian

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook