Ditanya Soal Anggaran Untuk Publikasi Media, Fadhillah Almausuly Pilih Bungkam.
dibaca: 2531 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Kejaksaan Akan Selidiki Proyek Jasa Berlangganan Internet Diskominfotik Bengkalis Sebesar Rp1,5 M
- Komisi II DPRD Bengkalis Tegaskan Kepada Diskominfotik, Fasilitas Wifi Gratis di Fungsikan Kembali
- H. Bagus Santoso: STAIN Bengkalis akan Lebih Hebat dari Hari ini
- Kasmarni Siap Perkuat STAIN Bengkalis, Dukung Peralihan Status ke IAIN
- STIE Syariah Bengkalis Bersama Pengadilan Agama, Teken MoU Kerjasama Pendidikan dan Riset
- Cegah Meluasnya Covid-19, Seluruh ASN dan Tenaga Honorer Dinas PUPR Bengkalis Lakukan Sweb Masal
BENGKALIS – Untuk mensukseskan pemilihan umum (Pemilu) kepala daerah ditahun 2020 ini, tentunya tidak terlepas dari peran media massa. Sebagai penyelenggara Negara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis dituntut untuk transparansi, jujur dan akuntabel. Namun, sayangnya justru pihak KPU Bengkalis ketika mencoba ditanyakan mengenai besaran anggaran publikasi masih bungkam.
Ketika mencoba untuk dikonfirmasikan anggaran publikasi untuk Pilkada Bengkalis Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly enggan menanggapinya bahkan Divisi Komisioner yang memegang Divisi Keuangan Umum Logistik dan Rumah Tangga KPU Kabupaten Bengkalis justru menyarankan agar sebaiknya langsung ditanyakan kepada Sekretaris KPU Bengkalis dan Bendahara.
“Langsung aja konfirmasi ke Sekretariat KPU pak,” tulis Fadhillah Al Mausuly dari pesan WhatsApp kepada wartawan Minggu, (20/09).
Lagi lagi Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly menyebutkan agar mengenai besaran anggaran publikasi ataupun proyek pengadaan iklan kampanye Pemilihan bupati dan Wakil bupati Bengkalis sebaiknya langsung ditanyakan ke kantor KPU Bengkalis.
“Langsung aja ke kantor KPU pak, atau konfirmasi sama pak candra,”tulis Fadhillah Al Mausuly lagi menjawab.
Saat kembali mencoba ditanyakan jumlah besaran anggaran publikasi atau pengadaan iklan berupa media cetak dan elektronik dengan asumsi 4 paslon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis ditahun 2020 tersebut.
Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly kembali mengatakan bahwa dirinya tidak ingat sama sekali bahkan lupa.
“Lupa saya pak,” tulis singkat Fadhillah Al Mausuly.
Senada juga disampaikan Sekretaris KPU Bengkalis Puji bahwa dirinya bukanya pihak yang berkompeten untuk menjawab pertanyaan mengenai anggaran publikasi atau proyek pengadaan iklan kampanye untuk paslon pada Pilkada Bengkalis.
“Tak ingat saya, karena aitem anggarannya banyak. Karena tahapan Pilkadakan banyak pak. Untuk teknisnya bagus langsung tanyakan ke komisioner KPU Bengkalis.
Coba tanyakan langsung ke ketua KPU Bengkalis,” kilah Puji saat dikonfirmasikan.
Untuk diketahui berdasarkan informasi anggaran KPU Bengkalis ditahun 2020 sebesar Rp 40 milyar sedangkan kegiatan pengadaan proyek iklan kampanye untuk paslon Pilkada Bengkalis tahun 2020 senilai Rp 257.500.000. Sementara itu, didalam peraturan komisi pemilihan (KPU RI) umum No.6 Tahun 2020 tentang pilkada serentak disebutkan bahwa penyampaian pesan kampanye harus disampaikan melalui media cetak ataupun media elektronik.**
Penyunting : Supian
Print Berita
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

