PMII Calonkan Kader Terbaik Menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Bengkalis

dibaca: 3840 kali
Oleh: Admin Umum | Jumat, 09 Agustus 2019 - 08:17:45 WIB

PMII Calonkan Kader Terbaik Menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Bengkalis

Maarif Fadli Ketua PMII Kab. Bengkalis

BENGKALIS - Menjelang Musda DPD KNPI Kabupaten Bengkalis tahun 2019 ramai pemuda yang menyatakan akan ikut mencalonkan diri mengambil tampuk kepemimpinan ketua DPD KNPI Kabupaten Bengkalis.

Kali ini datang dari kader PMII Kabupaten Bengkalis Maarif Fadly, SH menyatakan akan ikut mencalonkan diri menjadi ketua DPD KNPI Bengkalis.

"Saya diminta oleh rekan-rekan kader internal PMII, dari beberapa OKP dan Beberapa PK KNPI untuk mencalonkan diri sebagai ketua DPD KNPI Kabupaten Bengkalis, mohon doa estunya". Ujar Arif kepada awak media.

Pemuda yang akrap dengan panggilan Arif ini dikenal sebagai aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) OKP yang juga bernaung di KNPI Kabupaten Bengkalis, bertekat merangkul semua komponen pemuda.

"Jika mendapat amanah saya akan melibatkan peran pemuda hingga ke desa desa dan merangkul semua OKP, ini sangat penting agar organisasi yang besar ini harus menjadi milik bersama OKP-OKP yang bernaung di KNPI". Ujar Arif

Arif juga berpendapat "Pemuda adalah aset bangsa oleh karena itu melalui KNPI kedepannya harus bisa melahirkan generasi yang sadar akan keharusan untuk ikut berperan dalam membangun Daerah".

Pemuda kelahiran Desa Kuala Alam ini juga sangat prihatin terhadap persoalan narkoba yang terjadi di Kabupaten Bengkalis akhir-akhir ini.

"Kedepan PR besar yang harus diperhatikan secara serius oleh DPD KNPI Kabupaten Bengkalis yaitu persoalan narkoba, saya memiliki wacana KNPI harus memiliki posko layanan pengaduan masyarakat didesa desa yang akan kita koordinasikan dengan aparat penegak hukum". Tutup Arif.**

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook