Riau Harus Hadir di Ibu Kota Kab. Bengkalis
dibaca: 16068 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Sambut Tahun Baru 2018 Lapangan Taman Andam Dewi di Penuhi Penonton
- Johan: Ke Luar Negeri, PNS harus Pedomani Permendagri No 41/2015
- Bupati Amril : Tahun Baru Bangun Semangat Menjadi Lebih Baik
- PKB Bengkalis Gelar Pendidikan Kader Pertama
- 4000 Nelayan Kabupaten Bengkalis Terima Asuransi
- Kapolres Bengkalis Apresiasi Pemuda Pancasila Ikut Amankan Natal 2017
Pulau Bengkalis khususnya kota Bengkalis merupakan Ibu kota Kabupaten Bengkalis. Kabupaten Bengkalis dengan ibu kota pulau Bengkalis telah hadir sebelum Propinsi Riau ini berdiri. Pada awal kemerdekaan, Bengkalis berstatus kewedanaan. Pasca pemekaran Propinsi Sumatera menjadi 3 propinsi, Riau masuk dalam propinsi Sumatera Tengah, Kabupaten Bengkalis adalah salah satu dari 11 kabupaten yang ada di propinsi sumatera tengah. Kabupaten Bengkalis mewadahi kewedanaan Bengkalis, Selatpanjang, Bagansiapi-api, Siak dan Pelalawan dengan ibukota pulau Bengkalis.
Pasca pemekaran propinsi Riau dari Sumatera Tengah, kabupaten Bengkalis salah satu Kabupaten pendiri dari Propinsi Riau. Dan sejak hadirnya kabupaten Bengkalis, kabupaten ini adalah penyumbang devisa terbesar dari Republik ini. Pasca reformasi kabupaten Bengkalis dimekarkan menjadi 4 kabupaten/kota yakni Kota Dumai, Rohil dan Siak. Walaupun sudah dimekarkan 4 kab/kota Kabupaten Bengkalis masih tetap menjadi penyumbang terbesar bagi devisa negara dan penyumbang terbesar bagi APBD Riau dari DBHnya.
Sengaja cerita diatas disampaikan untuk mengingatkan kita kembali bahwa Kab. Bengkalis bukanlah kabupaten anak kemaren sore dan atau kabupaten ini bukan pula kabupaten yang tidak memberikan kontribusi apa-apa buat negara dan propinsi ini karena sangat ironis sekali, pulau Bengkalis dimana Ibukota kabupaten Bengkalis ini berada tidak ada satu jengkalpun jalan propinsi hadir disini. Saat ini tidak ada satupun Ibu kota kabupaten di Propinsi Riau yang tidak dilewati jalan propinsi/negara. Ini sebenarnya sangat menyedihkan bagi masyarakt kabupaten Bengkalis dan eks kabupaten Bengkalis bahkan ini merupakan penghinaan buat kabupaten Bengkalis dan eks kab. Bengkalis dimana pulau Bengkalis ibu kota mereka pada masa lalu. Harapan kita bersama Propinsi Riau sadar ada hal-hal yang wajib dihadirkan di Pulau Bengkalis sesegera mungkin.
Ruas Jalan Air Putih/Pelabuhan Roro - Ketam Putih
Ruas jalan ini merupakan jalan menghubungkan kabupaten Bengkalis dengan Kab. Kep. Meranti, mengingat jalan ini menghubungkan dua kabupaten maka sangat wajar jalan ini menjadi jalan propinsi. Untuk jalan ini sebenarnya propinsi tidak memerlukan investasi lagi karena jalan ini sudah selesai dikerjakan oleh Kab. Bengkalis pada multiyears 2013-2015. Propinsi Riau hanya mengambil alih status jalan dan dapat asset/nama, namun Propinsi Riau harus segera membuat dan menyelesaikan pelabuhan roro Ketam Putih - Pulau Padang.
Ruas Jalan Air Pitih/Pelabuhan Roro - Pelabuhan Selat Baru.
Pelabuhan Selat Baru yang bernama Bandar Sri Setia Raja merupakan salah satu pelabuhan internasional yang ada di propinsi Riau dan salah satu gerbang terbesar keluar masuk mancanegara yang dimiliki oleh propinsi ini disamping bandara ssq dan pelabuhan Dumai. Setiap hari ada kapal pergi pulang Bengkalis - Melaka dan Bengkalis - Muar melalui pelabuhan ini. Mengingat ruas jalan Air Putih - pelabuhan Internasional ini maka sangat wajar ruas jalan ini menjadi jalan propinsi.
Ada dua pilihan ruas jalan untuk ruas jalan ini, pertama : Air Putih - pelabuhan Selat Baru melewati Senggoro, Bantan Tua dan Selatbaru. Ruas ini diperkirakan 24 km, jalannya sudah ada dan sudah diaspal, namun pada ruas tertentu memerlukan pelebaran. kedua : Air Putih - pelabuhan Selatbaru melewati Sugai Alam dan Selatbaru. Ruas jalan ini lebih pendek diperkirakan belasan km saja, sebagian kecil jalan ini sudah dirigit, sebagian masih sirtu dan sebagian besar masih jalan tanah. Penulis lebih mengusulkan ruas jalan ini menjadi jalan propinsi.
Mengapa Pentingnya Hadir Jalan Propinsi di Pulau Bengkalis?
Selain faktor pulau Bengkalis merupakan ibukota kabupaten, menghubungkan dua ibu kota kabupaten, menghubungkan ke jalur internasional dimana pulau Bengkalis merupakan pulau terluar di Indonesia yang dimiliki Proinsi Riau, agar ruas jalan - jalan tersebut masuk dalam peta infrastruktur yang dibuat oleh kementerian PUPR dan pelabuhan penyeberangan Sei Pakning - Bengkalis masuk dalam peta GIS prasarana Transportasi Darat Nasional.
Sebagai informasi pelabuhan feri penyeberarangan Sungai Pakning - Bengkalis merupakan penyeberangan 10 besar di Indonesia dari 216 pelabuhan penyeberangan yang ada dari sisi volume dan frekuensi. Dalam hitungan kasarnya masuk dalam 7 besar. Harusnya ini menjadi kebanggaan Riau, karena hampir semua fery penyeberangan yang ada dalam rangka menghubungkan jalan nasional dan jalan propinsi hanya feri penyeberangan Pakning-Bengkalis saja yang tak demikian.
Semoga pejabat - pejabat Propinsi Riau dan pihak -pihak yang berkenaan segera menindak lanjtuinya. Semoga Riau hadir di Ibukota Kab.Bengkalis.
Penulis : Alfansuri, ST, M.Sc (Ketua Pengelola AKN Bengkalis dan Dosen Polbeng)
Print Berita35 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


Want Buy Nolvadex
<a href="https://buyplaquenicv.com/ ">plaquenil cost walmart</a>