Karyawan Chevron Harus Tes Wawasan Kebangsaan
dibaca: 1962 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Cegah Penularan Covid 19, Babinsa Kampung Sungai Selodang Gelar Program Vaksinasi
- Cegah Penularan Covid 19, Babinsa Desa Batang Duku Gelar Sosialisasi
- Cegah Wabah Covid 19, Personil Koramil 01 Bengkalis Gelar Komsos Kepada Warga
- Cegah Penyebaran Covid 19, Babinsa Kelurahan Teluk Belitung Gelar Sosialisasi
- Antisipasi Kebakaran Hutan, Babinsa Desa Kudap Gelar Patroli Karlahut
- Cegah Penyebaran Covid 19, Babinsa Desa Suak Gelar Patroli Yustisi
BENGKALISINFO.COM, - Begitu mendengar keriuhan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK. Agung Marsudi, founder Duri Institute, Selasa (18/5/2021) mendesak pemerintah untuk mengadakan test wawasan Kebangsaan kepada ribuan karyawan Chevron yang akan langsung ditransfer (tukar baju) menjadi karyawan PT Pertamina Hulu Rokan di provinsi Riau.
Karena selama ini gaji mereka dianggarkan sebagai biaya operasi, maka sangat layak jika karyawan Chevron ditest wawasan kebangsaannya. "Ini penting dilakukan, mengingat selama ini mereka sudah puluhan tahun didoktrin dengan "The Chevron Way", ujarnya.
Seiring alih kelola Blok Rokan, hampir seluruh pegawai PT CPI akan beralih status kepegawaian ke operator yang baru. Duri Institute sudah mendapat informasi bahwa PT Chevron Pacific Indonesia telah menyerahkan seluruh data kepegawaian dan organisasinya kepada SKK Migas.
Selama ini pula di masyarakat berkembang bahwa karyawan Chevron merasa menjadi masyarakat kelas satu, paling hebat, sedang Indonesia tak bisa apa-apa (terkesan melecehkan bangsa sendiri, bangsa Indonesia). Apalagi mereka yang tinggal di camp. Sehingga muncul istilah "negara dalam negara," jelas penulis buku "Duri Tanah Air Baru Amerika" ini.
Kini ketika akan beralih ke Pertamina, mereka (terkesan) merengek untuk langsung diterima di Pertamina. Ini yang melukai hati bangsa Indonesia. Selama ini mereka merasa seperti "bukan" orang Indonesia.
Budaya perusahaan Chevron bergaya Amerika, bisa dipahami. Tetapi untuk masuk ke dalam manajemen Pertamina, asli Indonesia (Merah Putih), mereka perlu discreening. Perlu ditest wawasan kebangsaan.
Mempertaruhkan wilayah kerja Blok Rokan yang menjadi backbone produksi nasional, membutuhkan loyalitas dan integritas manusianya. Ini bukan hanya soal kerja.
"Ini soal nasionalisme, semangat dan jiwa korsa Indonesia," pungkasnya.(Rls)**
Editor : SUPIAN
6 Komentar
-
271318
02 November 2021 - 03:34:24 WIB
<a href=http://stadalafilop.com />Cialis</a>
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


Interactio Norvasc Amoxicillin
cialis tadalafil sur internet
Can You Take Expired Amoxicillin
<a href=http://abuypropecian.com/>propecia regrowth</a>