Abdul Wahid Sebut Ponpes dan Santri Merupakan Benteng Negara Indonesia

dibaca: 99 kali
Oleh: Editor Politik | Senin, 25 Oktober 2021 - 14:21:59 WIB

Abdul Wahid Sebut Ponpes dan Santri Merupakan Benteng Negara Indonesia

Foto : Ketua DPW PKB Riau yang juga anggota DPR RI Abdul Wahid

BENGKALISINFO.COM, - Anggota DPR RI H. Abdul Wahid menghadiri puncak peringatan hari santri se provinsi riau yang dilaksanakan dihalaman kediaman Bupati Pelelawan Pangkalan kerinci, kamis malam (22/10/2021)

 

Dalam kesempatan sambutannya Wahid mempertegas bahwa pondok pesantren dan santri adalah benteng pertahanan negara, sejarah mencatat peranannya saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

 

"Ponpes dan santri merupakan benteng pertahanan negara, sejak era penjajahan ponpes menjadi tempat menyusun perlawanan merebut kemerdekaan, hingga saat genting agresi militer tahun 1946 fatwa KH. Hasyim Asyari tentang resolusi jihad yang diminta langsung presiden soekarno menjadi pemicu para santri dan rakyat bersedia mati syahid demi membela tanah air" Jelas Wahid

 

Pondok Pesantren sebagai madrasah yang menempa santrinya mardeka secara pemikiran, berpihak pada kebenaran, sebab itulah setiap kedzaliman penjajahan dilawan, selain itu ponpes menanamkan cinta tanah air yang bahkan rela mati.

 

"Sebagai Santri saya bersyukur, 22 oktober diresmikan sebagai hari santri, artinya negara mengakui eksistensi ponpes, selain sebagai madrasah yang menempa santrinya mardeka berfikir juga wadah yang paling kuat menanamkan kecintaan terhadap tanah air" lanjuta Anggota DPR RI Fraksi PKB ini.

 

Selanin hari santri yang diakui lanjut Wahid, kita patut bersyukur karena UU Pondok Pesantres dan Perpres No 82 tahun 2021 disahkan.

 

"Fraksi PKB saat menginisiasi UU pesantren beberapa waktu yang lalu berupaya agar negara hadir untuk menjamin keberlansungan ponpes, alhamdulillah berhasil, ditambah lagi presiden mengesahkan perpres tentang dana abadi ponpes, patut kita syukuri, ponpes mendapatkan hak yang sama dg pendidikan umum" tutup Wahid**

 

Penyunting : SUPIAN

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook