Dinas Perkebunan Taja Sosialisasi Sarana dan Prasarana Kelapa Sawit
dibaca: 1861 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- SafaBupati Kasmarni Perkuat Ukhuwah dan Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
- Bupati Kasmarni dan Rombongan Lanjut Safari Ramadhan di Kecamatan Bandar Laksamana
Berita Terkait
- Penemuan Mayat Perempuan di Basement DPRD Riau
- Kuasa Hukum Asia alias Asin Menduga Oknum Penyidik Polsek Rupat Rekayasa BAP Kasus Tanah
- Jelajah Negeri ke Ujung Pulau, Kasmarni Terima Aspirasi Masyarakat
- Jelajah Negeri ke Ujung Pulau, Kasmarni Terima Aspirasi Masyarakat
- Abdul Wahid : Keterbatasan Bukan Alasan Untuk Menjadi Berprestasi dan Sukses
- Tingkatkan Kinerja Pengelola Bumdesa, Kecamatan Siak Kecil Taja Kegiatan Fasilitasi
BENGKALIS - Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis menggelar acara sosialisasi sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Bantan.
Kegiatan berlangsung di aula kantor Camat Bantan pada Selasa 30 Agustus tahun 2022 dan diikuti seluruh petani perkebunan kelapa sawit, karet, dan pinang Kecamatan Bantan.
Kegiatan tersebut, dananya bersumber dari BPD PKS (Badan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Kepala bidang sarana dan prasarana perkebunan Sofyan, S.Pi dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa, adanya kerjasama antara badan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit (BPD PKS) dengan Dirjen perkebunan Provinsi Riau.
Seperti diketahui kata Sofyan "Saat ini Riau memiliki potensi yang cukup besar terhadap perkebunan kelapa sawit, maka dialokasikanlah dana tersebut ke setiap Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau" tukasnya.
"Salah satu daerah yang memiliki potensi yang cukup besar adalah Kabupaten Bengkalis. Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka menginformasikan kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani ataupun gapoktan - gapoktan di Kecamatan Bantan" Sambung Sofyan.
Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis melalui sosialisasi ini turut serta menginformasikan kepada seluruh kepala Desa se Kecamatan Bantan dan tenaga penyuluh perkebunan.
Sosialisasi ini juga membahas antara lain, seperti bantuan - bantuan berupa pembangunan jalan perkebunan produksi dan sarana penunjang lainnya yaitu, pembukaan kebun baru, bibit sawit, pupuk dan pestisida.
Selain bantuan jalan dan bibit sawit, ungkap Sofyan, usulan lain yang tak kalah penting adalah mendirikan pabrik kelapa sawit mini namun masing-masing memberikan persyaratan - persyaratan tersendiri.
Sofyan juga menambahkan bahwa, berdasarkan data statistik tahun 2020 luas perkebunan sawit di Kecamatan Bantan mencapai 2715 Ha, dengan jumlah potensi sawit sebanyak 1385 kk ini yang menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk dikembangkan.
Secara keseluruhan di Kabupaten Bengkalis luas wilayah perkebunan sawit berdasarkan data statistik mencapai 142.830 Ha, komoditas utamanya pinang, karet, dengan luas 184.000 Ha, dengan jumlah petani 78.981 kk.
Sofyan berharap dengan sosialisasi ini dapat memberikan solusi kepada masyarakat khususnya para petani sawit baik dari segi bantuan keuangan, bibit sawit dan bantuan lain seperti sarana prasarana perkebunan.**
Penulis : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

