Songket Melayu Menjadi Primadona, Paling Diburu Jelang Lebaran

dibaca: 2181 kali
Oleh: Admin Sosial Budaya | Sabtu, 08 April 2023 - 01:59:15 WIB

Songket Melayu Menjadi Primadona, Paling Diburu Jelang Lebaran

Kain Songket Melayu Bengkalis

OPINI - Salah satu identitas budaya Indonesia yang menjadi warisan dari leluhur yakni songket Melayu. Kain songket melayu dari corak, warna dan cara mengenakannya, mempunyai simbol dan identitas pemiliknya menurut masyarakat melayu, dahulu kain songket hanya digunakan oleh kesultanan dan kaum bangsawan, namun kini kain songket melayu dapat digunakan oleh semua kalangan. 

 

Kain tenun tradisional khas melayu Riau yang menjadi incaran masyarakat melayu khususnya di daerah Bengkalis, tak hanya pada saat acara pernikahan, masyarakat Bengkalis juga menggunakan kain tenun songket melayu untuk acara resmi lainnya seperti upacara adat dan lain sebagainya. Tak heran banyak juga masyarakat yang mengincar kain songket melayu menjelang lebaran tiba. 

 

Dengan keindahannya kain tenun songket yang menggunakan benang emas atau perak ini ditenun hingga membentuk sebuah motif, dan membuat penampilan terkesan mewah. Biasanya kain tenun songket ini banyak dipakai untuk dijadikan sebagai baju seragam keluarga, kain sampin atau pelengkap busana yang dililitkan pada bagian luar baju melayu pria, dijadikan tanjak kepala, dan bahkan dijadikan produk kerajinan lainnya. 

 

Salah seorang penenun Nova Angriani, mengungkapkan menjelang lebaran ini omset dari penjualan kain tenun songket tak kalah banyaknya dari hari biasa. Banyak pesanan kain songket saat musim-musim pernikahan, biasanya untuk dijadikan baju seragam keluarga. Akhir-akhir ini ada juga beberapa keluarga yang menempah kain tenun songket untuk dijadikan baju lebaran di hari raya pertama. 

 

Bisa ditemui pada saat pagi lebaran Idul Fitri, banyak masyarakat terutama laki-laki melayu menggunakan kain songket untuk dijadikan sebagai kain sampin yang dipadukan dengan baju kurung melayu atau biasa di sebut teluk belanga.**

 

Penulis : Saramadina Mahasiswi Jurusan Desain Komunikasi Visual, Kampus Institut Seni Indonesia Padangpanjang - Sumbar

  Print Berita

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook