Titip Aspirasi Beasiswa, BPJS, hingga Infrastruktur
dibaca: 49 kaliBerita Sebelumnya
- Bupati Bengkalis Kasmarni Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
- Singgung Dugaan Penguasaan Aset Hingga Kriminalisasi
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Tegaskan Tak Pernah Hindari Mahasiswa
- Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Standar Operasional
Berita Terkait
- Kabupaten Bengkalis Ikuti Penilaian EPSS bersama Tim Penilai BPS
- Kasmarni : Mari Kita Jaga dan Rawat Durian Bengkalis jadi Warisan Negeri
- Dorong Pelestarian Warisan Lokal dan Penguatan Ekonomi
- Sebagai Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN)
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Apresiasi Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
- Forum Kades Kecamatan Bukit Batu : Siap Wujudkan Desa Aman dan Kondusif
MANDAU – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Mandau, Mila Fitria, menggelar kegiatan reses di Jalan Kayangan Lembah Sari, RT 01 RW 07, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan warga tersebut berlangsung atraktif dan penuh dialog, dengan masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat mereka.
Sejak awal kegiatan, suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Warga secara bergantian menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai menjadi prioritas di lingkungan mereka, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga kesejahteraan sosial.
Sejumlah aspirasi yang menjadi perhatian utama masyarakat antara lain permintaan perluasan informasi dan kemudahan akses terhadap program beasiswa pendidikan bagi anak-anak daerah. Selain itu, warga juga mengusulkan pembaruan data penerima manfaat serta peningkatan akses layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan agar lebih tepat sasaran.
Di bidang infrastruktur, masyarakat berharap adanya pembangunan fasilitas lingkungan serta program rehabilitasi rumah tidak layak huni bagi keluarga kurang mampu di wilayah RT 01 RW 07 Kelurahan Babussalam.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Mila Fitria menegaskan seluruh aspirasi masyarakat telah dicatat dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan masing-masing. Ia memastikan usulan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan dikawal melalui pembahasan di DPRD Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, untuk program yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau, seperti beasiswa provinsi maupun bantuan sosial berskala besar, Mila menyatakan siap meneruskan dan mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat provinsi.
"Semua aspirasi yang bapak dan ibu sampaikan hari ini, mulai dari informasi beasiswa, perbaikan layanan BPJS, pembangunan infrastruktur hingga bantuan rehabilitasi rumah layak huni, sudah saya catat dengan baik. Aspirasi yang menjadi kewenangan Kabupaten akan kami perjuangkan melalui APBD Bengkalis, sedangkan yang menjadi kewenangan Provinsi akan saya teruskan dan kawal agar mendapat perhatian," ujar Mila Fitria.
Warga Apresiasi Komunikasi yang Terbuka
Antusiasme masyarakat tidak hanya terlihat dari banyaknya usulan yang disampaikan, tetapi juga dari apresiasi terhadap pola komunikasi yang dinilai terbuka dan dekat dengan masyarakat.
Salah seorang perwakilan warga RT 01 RW 07 Kelurahan Babussalam menyampaikan terima kasih atas kehadiran Mila Fitria yang bersedia mendengar langsung berbagai persoalan masyarakat. Ia berharap komunikasi seperti ini terus terjalin meski masa reses telah berakhir.
Kami sangat senang karena Ibu Mila datang langsung mendengarkan aspirasi kami. Harapan kami, komunikasi seperti ini terus berlanjut sehingga berbagai persoalan masyarakat dapat terus disampaikan dan diperjuangkan," ujarnya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara Mila Fitria dan warga, mencerminkan kedekatan antara legislator dan masyarakat yang diwakilinya.**
Penyunting : SUPIAN
0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

