Bupati Bengkalis Kasmarni Ajak Masyarakat Tingkatkan Partisipasi Pengukuran IHal 2026
dibaca: 75 kaliBerita Sebelumnya
- Jefri Al Malay Siap Tampil di Kenduri Seni Melayu 2026 Batam
- Akademisi HTN Soroti Mosi Tidak Percaya Terhadap Setwan Riau
- Akademisi HTN Soroti Mosi Tidak Percaya Terhadap Setwan Riau
- Dhava Dorong RAT Luar Biasa Koperasi KUB, Minta Anggota dan Masyarakat dapat Kejelasan
Berita Terkait
- Singgung Dugaan Penguasaan Aset Hingga Kriminalisasi
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Tegaskan Tak Pernah Hindari Mahasiswa
- Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Standar Operasional
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Sambangi Mahasiswa UMRI Korban Dugaan Kekerasan di RS Awal Bros
- Ketua DPRD Riau Kaderismanto Sambangi Mahasiswa UMRI Korban Dugaan Kekerasan di RS Awal Bros
- Korban Minta Publik Hormati Proses Hukum
BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni kembali mengajak masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk berpartisipasi dalam Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026 yang masih berlangsung hingga 17 Juli 2026.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap pelaksanaan survei nasional yang bertujuan mengukur tingkat keharmonisan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bupati Kasmarni mengatakan, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. Setiap jawaban yang diberikan akan menjadi gambaran nyata mengenai kondisi kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sosial di Kabupaten Bengkalis.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk meluangkan waktu sekitar lima menit mengisi survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Setiap pendapat yang disampaikan merupakan kontribusi berharga dalam mendukung lahirnya kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran serta memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat," ujar Kasmarni.
Hingga Rabu, 1 Juli 2026, antusiasme masyarakat Bengkalis menunjukkan hasil yang membanggakan. Berdasarkan data sementara, Kabupaten Bengkalis menempati peringkat pertama di Provinsi Riau dengan jumlah 4.585 responden, mengungguli Kabupaten Rokan Hulu yang mencatat 4.453 responden dan Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 3.853 responden.
Meski telah berada di posisi teratas di tingkat Provinsi Riau, Bupati Kasmarni berharap partisipasi masyarakat terus meningkat hingga masa pengisian survei berakhir. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin representatif hasil survei dalam menggambarkan kondisi keharmonisan masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Pelaksanaan Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia di Kabupaten Bengkalis dikoordinasikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bengkalis. Masyarakat dapat mengikuti survei dengan memindai QR Code yang tersedia pada media publikasi atau mengakses tautan https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, tenaga pendidik, pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi aktif sebelum penutupan survei pada 17 Juli 2026.
Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang telah berpartisipasi dalam pengisian Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Semoga antusiasme ini terus berlanjut hingga berakhirnya masa survei, sehingga Kabupaten Bengkalis dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pengukuran Indeks Harmoni Indonesia," tutup Kasmarni.**
Editor : SUPIAN
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

