DPRD Bengkalis Anggarkan Dana 182,7 Miliar Untuk Penanganan Pandemi Corona
dibaca: 1570 kaliBerita Sebelumnya
- Hidupkan Budaya dan Lingkungan Lewat Festival Sampan Layar
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Bupati Bengkalis Kasmarni Tegaskan BBM SPBU Diprioritaskan Untuk Masyarakat
- Sambut HPN 2026, PWI Bengkalis Gelar PWI Night Fest dan CFN UMKM
Berita Terkait
- Lagi-lagi Grapitasi Sambangi Warga Kurang Mampu di Desa Air Putih
- Gadis Remaja Ditemukan Tewas Pada Sebuah Kamar Hotel di Bengkalis
- dr. Ersan : Jumlah Pasien positif Covid-19 Kembali Bertambah Menjadi 5 Orang
- Bapenda Bengkalis Manfaatkan E-Commerce Untuk Mempermudah Pembayaran PBB-P2
- BLTD di Kabupaten Bengkalis, Mulai Disalurkan Jumat 08 Mei 2020
- Satres Narkoba Polres Bengkalis Bekuk Dua Orang Bandar Sabu
BENGKALIS - Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Pandemi Corona Virus Dieseas (Covid-19) Kabupaten Bengkalis saat ini sedang bekerja secara maksimal dalam melakukan upaya untuk penanganan covid - 19 di wilayah Kabupaten Bengkalis. Jumaat (08/05/2020).
Hal ini dibuktikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis bersama dengan DPRD Kabupaten Bengkalis beberapa waktu telah dalam rapat lintas komisi, pimpinan DPRD Kabupaten Bengkalis bersama TAPD dan gugus tugas Kabupaten Bengkalis telah menyetujui anggaran untuk penanganan pandemi covid - 19 sebesar 182,737.034.563 miliar.
Senada dengan hal tersebut diatas, pihak Eksekutif melalui Asisten II Setda Kabupaten Bengkalis Heri indra putra lewat press conference yang berlangsung di ruang VIP Lantai I DPRD Bengkalis, ia menuturkan bahwa sebelumnya TAPD telah melakukan pembahasan bersama Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi serta Pimpinan Komisi terkait dengan anggaran yang diusulkan masing - masing OPD untuk penanganan covid - 19.
"Iya sebelumnya TAPD dan gugus tugas telah melakukan pembahasan bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Bengkalis terkait anggaran untuk penanganan covid - 19 pada intinya DPRD telah menyutujui bahwa anggaran yg sebelumnya Rp.133 miliar karena ada penambahan menjadi Rp.182 miliar lebih " Kata Heri.
Lebih lanjut Heri juga menyampaikan bahwa anggaran Rp.182 miliar tersebut nanti akan dialokasikan ke 10 OPD yang termasuk kedalam gugus tugas percepatan penanganan covid - 19.
"Anggaran 182 miliar tersebut salah satunya adalah untuk keperluan pelaratan medis, untuk bantuan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, untuk biaya tenaga medis para dokter dll, anggaran tersebut nantinya akan dialokasikan ke masing - masing OPD yang tergabung kedalam gugus tugas covid - 19 " Sambung Heri.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Kade Rismanto mengatakan anggaran untuk penanganan covid - 19 kali ini jumlahnya cukup besar guna untuk mendorong kinerja dari Tim Gugus Tugas covid - 19 dalam rangka melakukan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid - 19 yang akhir - akhir ini telah menyebar diseluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.
"Kita sangat ingin meringankan beban masyarakat kita secara tidak langsung, agar ekonomi masyarakat kita yang terdampak pandemi covid - 19 dapat kita atasi" Sebut Kade.
Kade juga menyebutkan bahwa secara riil asumsi pendapatan Daerah juga berdampak karena disebabkan harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan, ini akan berpengaruh pada APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2020.
"APBD Tahun 2020 akan mengalami difisit yang sangat besar diperkirakan akan mencapai sekitar 1,4 triliun atau 35 persen dari pagu APBD Tahun 2020.
Karena itulah pergeseran anggaran penanganan covid 19 ini betul-betul di hitung sesuai kebutuhan dan ketersedian anggaran " Sambung Kade.
Menurutnya, harus ada yang menjadi skala priotas dalam melakukan penanganan terkait dengan covid - 19 ini."Hal yg menjadi prioritas adalah penanganan hingga pencegahan mulai dari alat kesehatan, APD, obat, persiapan penambahan tempat, ruang isolasi hingga isentif para medis dan bantuan korban covid 19" Tutup Kade.**(Adv)
Print Berita0 Komentar
Tulis Komentar
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

